Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Jangan Kecele, Ada OPD Hanya 25 Persen WFO

ASN Pemkot Batu sedang melakukan apel setiap Senin pagi. (ananto)

Malang Post – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat sudah dimulai sejak Sabtu (3/7/2021). Jika tidak ingin kecele, masyarakat yang memiliki kepentingan di sejumlah Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Pemkot Batu harus membuat perhitungan lebih dulu sebelum datang ke kantor. 

Lantaran, selama PPKM Darurat ini, terdapat OPD yang menerapkan WFO (Work Form Office)  25 persen, 50 persen dan 100 persen WFO dari kapasitas normal. Tergantung masing-masing sektor. 

Baca Juga ----------------------------

Kepala BKPSDM Kota Batu, Siswanto merincikan. Sistem pemberlakukan jam kerja, untuk komposisi OPD yang bekerja 100 persen atau WFO dan masuk dalam sektor kritikal meliputi Dinkes, Dinsos, Dishub, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) serta BPBD Kota Batu.

“Jajaran OPD tersebut, termasuk dalam penanganan pertama atau garda terdepan. Untuk DPKP difungsikan sebagai antisipasi terjadinya kebakaran. Terlebih saat ini masuk perubahan musim dari penghujan ke kemarau,” jelasnya. 

Sementara itu, untuk sektor esensial dengan menerapkan 50 persen WFO dan sisanya WFH (Work Form Home) terdiri dari Sekretariat DPRD, Inspektorat, DPUPR, DPKPP, DPMPTSPTK, DP3AP2KB, Diskoumdag, Disparta, DLH, Dispendukcapil, Diskominfo, BKAD dan Bapenda. 

“Sedangkan untuk OPD yang melakukan WFO 25 persen, meliputi Sekretariat KPU, Dindik, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perpustakaan, Bapelitbangda, BKPSDM, Bagian Umum, Bagian Pemerintahan dan bagian lainnya,” tutupnya. 

Sementara itu, Wawali Batu, Punjul Santoso menerangkan. Sesuai SE Walikota Batu No 440/01/SE/422.104/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Kota Batu. Sektor esensial meliputi keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan diberlakukan 50 persen maksimal WFO dengan protokol kesehatan secara ketat. 

“Sedangkan untuk sektor esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25 persen staf yang melakukan WFO,” terangnya. 

Sedangkan untuk sektor kritikal meliputi kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, objek vital nasional, penanganan bencana,

proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (seperti listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat diberlakukan 100 persen WFO dengan protokol kesehatan secara ketat. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Koramil 0833/ 02 Kedungkandang bersama Muspika menggelar operasi yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan covid-19. Ini juga sekaligus melaksanakan PPKM level 2...

Malang Raya

Malang Post – Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona berupaya terus menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh sebagai imunitas terhadap penyakit dan virus....

Malang Raya

Malang Post — Berbagai macam cara dilakukan Pemkot Batu untuk melakukan percepatan vaksinasi kepada lansia. Terbaru Pemkot Batu bersama Batu Love Garden (Baloga) Jatim Park...

Malang Raya

Malang Post — Semakin melandainya angka kasus positif dan kematian akibat Covid-19, membuat kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Saiful...

Malang Raya

Malang Post — Target pendapatan daerah Kota Batu mengalami penurunan sebesar Rp 99,8 miliar. Penurunan target tersebut terungkap saat pembahasan perubahan APBD 2021. Dengan begitu...

ShowBiz

Malang Post — Grup band rock asal Malang, d’Kross, akan berkolaborasi dengan pedangdut terkenal, Clara Gopa (Duo Semangka).  Ini menjawab rasa penasaran para d’Krosser (fans...

headline

Malang Post — Bianglala di Alun-alun Kota Batu mulai berputar kembali, Jumat (22/10/2021) tepat pukul 13.00 WIB. Setelah mati suri selama tiga bulan karena penerapan...

Malang Raya

Malang Post — Tepat pada Jumat (22/10/2021) adalah Hari Santri Nasional. Pandemi Covid-19 belum usai, tapi peran santri di Indonesia sangat besar untuk memajukan Indonesia....