Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Akademisi Kritik Pemadaman PJU Saat PPKM Darurat Kota Malang

Yudha Rachman Winarto ST MT, akademisi STTM (Foto: Istimewa)

Malang Post –  Kebijakan pemadaman PJU saat pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Malang, memantik kritikan tajam. Salah satunya dari akademisi STTM.

“Pelaksanaan PPKM darurat ini, sangat diperlukan dan dilaksanakan dengan baik. Mulai dari pemerintah sendiri dan partisipasi masyarakat juga harus baik,” tegas Yudha Rachman Winarto ST MT, yang juga menjabat Sekretaris DPD PSI Kota Malang. 

Baca Juga ----------------------------

Ia mengatakan manfaatnya bisa menekan dan memutus rantai penyebaran Covid 19. Terkait pemadaman lampu ia memberikan sorotan kritis.

“Sifat PPKM darurat ini tidak menghentikan mobilisasi warga secara total. Sehingga lalulintas tetap berjalan normal. Meski dengan berbagai batasan. Sehingga untuk keamanan, keselamatan dan kejelasan pandangan mata pengguna jalan, lampu itu tetap penting,” papar pria dosen teknik sipil STTM Malang ini.

Dikatakan dampak negatifnya. Jika dimatikan, pasti meningkatkan resiko kecelakaan bagi pengguna jalan. Baca: https://ameg.id/polisi-dalami-laka-lantas-imbas-pemadaman-pju/

“Resiko keamanan juga pasti meningkat. Karena pengaman area dan keselamatan ibu-ibu dan remaja putri, juga beresiko berjalan di kegelapan. Karena tidak semua berkendaraan. Masih banyak masyarkat kita yang jalan kaki dan bersepeda,” tukasnya.

Terkait solusi, ia menuturkan. Perlunya menyalakan lampu jalan meski penegakan PPKM tetap disiplin dan terukur. 

“Tetap jalankan dengan disiplin dan terukur berdasarkan apa yang menjadi sumber dan pencegahan penyebaran virus. Tanpa melakukan tindakan yang berlebihan, yang justru membahayakan dari aspek lain,” imbuhnya. 

Ia juga mengatakan perlu bansos bagi yang terdampak. “Sangat perlu. Saat kita membatasi pergerakan atau kesempatan seseorang bekerja, sudah seyogyanya negara/pemerintah/Pemda menjamin keterpenuhinya minimal kebutuhan dasar masyarakat untuk hidup sehari-hari,” paparnya.

“Kita bikin pelaksanaan PPKM dengan tetap mempertimbangkan sebab akibat dan solusi ke masyarakat,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Pria berinisial WK (26) yang tega menyiksa calon anak tirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Batu. Ketetapan itu diutarakan langsung oleh...

News

Malang Post — Panik bercampur syok dan bersyukur sempat selamatkan diri, Rabu (27/10/2021) siang, saat mesin mobil padam tepat di jalur perlintasan kereta api. Brakkk!!...

News

Malang Post – Apa yang sesungguhnya terjadi di rumah Farm Flower Losari Singosari masih misteri. Apa sebab Fitri meninggal dan Agung mengalami luka tusuk...

Kesehatan

Malang Post – Penyakit nyeri dan kanker sangat menyeramkan dan bisa diderita ke siapa saja. Tanpa mengenal usia hingga jenis kelamin seseorang.  Bahkan hampir...

Malang Raya

Malang Post – Dishub Kota Malang dan Polresta Malang Kota sedang menggodok aturan sepeda motor melintas di jalan fly over. Namun, masih dalam tahap...

Malang Raya

Malang Post – Karyawan Ramayana mengikuti simulasi pemadaman kebakaran di Jalan Merdeka Timur nomor 1 Kelurahan Kidul Dalem Kecamatan Klojen Kota Malang. Rabu, 27...

Pendidikan

Malang Post –  Dalam rangka menyambut Dies Maulidiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Malang yang ke-60, dan berdekatan dengan Hari Santri Nasional 2021, UIN Maulana...

Malang Raya

Malang Post –  Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis Metode Cara Cepat Baca Kitab Kuning Bagi Guru Madrasah Diniyah...