KESENIAN: Mikutopia akan menyuguhkan pertunjukan kesenian bertajuk Journey of Wonderland selama libur sekolah semester genap. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Libur sekolah semester genap bakal terasa lebih seru di Mikutopia. Destinasi wisata bertema dunia jamur itu menyiapkan dua amunisi baru untuk menarik wisatawan, yakni wahana Go Kart dan BomBom Car. Tak hanya itu, Mikutopia juga menghadirkan event budaya bertajuk “Journey of Wonderland” yang digelar mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Selama lebih dari dua pekan, pengunjung tak hanya disuguhi wahana permainan, tetapi juga pertunjukan seni budaya yang bisa dinikmati gratis di area wisata. Event tersebut menjadi ajang kolaborasi pelaku seni tradisional, komunitas budaya, hingga akademisi untuk menyajikan hiburan yang berbeda selama musim liburan.
Manager Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani, mengatakan sekitar 200 pelaku seni asal Kota Batu dilibatkan dalam gelaran tersebut. Mereka berkolaborasi dengan akademisi dari sejumlah kampus di Malang guna menghadirkan pertunjukan yang tak sekadar menghibur, tetapi juga mengangkat kekayaan budaya lokal.
“Melalui Journey of Wonderland, kami ingin menjadikan Mikutopia bukan hanya destinasi rekreasi keluarga, tetapi juga ruang apresiasi budaya,” ujar Panji, Rabu (17/6/2026).

Berbagai kelompok seni dijadwalkan tampil setiap hari di Mikutopia Stage mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Sejumlah nama yang akan meramaikan panggung antara lain Janur Kobong Wayang Topeng, Angeraksa Sekaring Batu, Javanese Traditional Culture, Dahaga Sang Rimba, Gurwa Gangsa, Trenggana Sumapala, hingga Lelakon Sang Jiwo.
Pertunjukan yang disuguhkan pun beragam. Mulai tari tradisional, musik etnik, teater budaya, hingga pertunjukan kolaboratif yang mengangkat kearifan lokal East Java.
Menariknya, seluruh pertunjukan budaya itu bisa dinikmati tanpa biaya tambahan. Pengunjung cukup membeli tiket masuk reguler Mikutopia. Manajemen juga memastikan tidak ada kenaikan harga tiket selama event berlangsung. Tiket masuk reguler tetap dibanderol Rp 45 ribu per orang, sedangkan tiket terusan wahana dipatok Rp 95 ribu.
“Kami sengaja tidak menaikkan harga meskipun ada event budaya selama lebih dari dua minggu. Harapannya masyarakat tetap bisa menikmati hiburan keluarga dengan harga terjangkau,” kata Panji.
Tak berhenti di sana, Mikutopia juga menambah pengalaman bermain lewat dua wahana anyar yang diproyeksikan menjadi magnet utama saat libur sekolah.

Wahana BomBom Car hadir dengan 12 unit kendaraan di arena khusus. Setiap kendaraan dapat dinaiki dua orang dengan durasi permainan sekitar 5–10 menit per sesi. Tarifnya dipatok Rp 25 ribu per sesi. Panji optimistis wahana ini bakal menjadi favorit keluarga karena menawarkan pengalaman bermain yang interaktif dan menyenangkan.
Sementara itu, wahana Go Kart disiapkan untuk pengunjung yang ingin merasakan sensasi balapan ringan. Mikutopia menyiapkan 10 unit kendaraan dengan tarif Rp 15 ribu untuk satu putaran dan Rp 25 ribu untuk tiga putaran.
Saat ini, kedua wahana masih dalam tahap penyelesaian akhir. Manajemen menargetkan seluruh pekerjaan rampung pekan ini. Jika masih ada penyesuaian teknis, operasional paling lambat dibuka pekan depan.
“Saat ini masih tahap finishing. Kami targetkan selesai pekan ini, atau paling lambat pekan depan sudah beroperasi,” ujarnya.
Untuk wahana Go Kart, aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Pengelola menyiapkan lintasan khusus sepanjang 170 meter dengan lebar 5 meter. Dalam satu sesi, lintasan dapat diisi hingga lima unit kendaraan sekaligus.

Seluruh pengunjung nantinya wajib mengenakan perlengkapan keselamatan berupa helm dan pelindung siku. Area wahana juga dilengkapi fasilitas P3K serta petugas yang siaga untuk penanganan darurat.
Go Kart yang digunakan pun berbasis tenaga baterai, sehingga lebih ramah lingkungan dan relatif mudah dikendalikan. Kecepatan kendaraan dibatasi di kisaran 40–50 kilometer per jam dengan pengaturan torsi khusus agar tetap aman untuk wahana rekreasi.
Setiap unit juga dilengkapi bamper pelindung di bagian depan dan belakang guna meminimalkan dampak benturan. Bahkan, pembatas lintasan akan diberi lapisan karet sebagai peredam.
“Kami sengaja membatasi torsi kendaraan agar tetap aman. Jadi ini bukan untuk balap profesional, tetapi memberi pengalaman berkendara yang seru sekaligus aman,” pungkas Panji. (*/Ananto Wibowo)




