PIDATO: Foto : Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., saat memberikan sambutan di wisuda ke-XVI Program Magister, Sarjana, dan Diploma Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (5/9/2026) di Kampus Universitas Ma Chung, Malang. (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
MALANG POST – Universitas Ma Chung resmi mengukuhkan 306 lulusan Program Magister, Sarjana, dan Diploma dalam prosesi Wisuda XVI Tahun Akademik 2025/2026, yang dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc. di kampus setempat, Sabtu (5/9/2026).
Wisuda bukan sekadar seremoni pelepasan mahasiswa dari ruang kuliah. Momen ini adalah penanda lahirnya generasi baru yang siap membawa pengetahuan akademik ke tengah realitas masyarakat.
Semangat itu terpancar jelas dalam prosesi Wisuda XVI Universitas Ma Chung, Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 306 wisudawan resmi dikukuhkan. Rapat senat terbuka tersebut dibuka dan ditutup oleh Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc.
Dengan bertambahnya 306 lulusan baru ini, Universitas Ma Chung kini telah melahirkan hampir 4.000 alumni.

Para alumni tersebut tidak hanya mengabdi di berbagai pelosok Nusantara. Banyak di antara mereka yang meniti karier dan melanjutkan studi di luar negeri.
Catatan angka ini membuktikan satu hal: perjalanan pendidikan tinggi tidak berhenti saat ijazah digenggam.
Justru setelah melangkah keluar dari gerbang kampus, ilmu, keterampilan, dan karakter lulusan diuji secara nyata.
Universitas Ma Chung mendorong para wisudawan untuk memberikan dampak langsung bagi publik.
Jejak kontribusi alumni Ma Chung telah melintasi beragam sektor penting. Mulai dari inovasi pertanian berbasis kearifan lokal, pendampingan UMKM, hingga penguatan tenaga medis di bidang kesehatan.
Hal ini memperlihatkan peran kampus yang jauh lebih luas dari sekadar mencetak tenaga kerja. Kampus adalah ruang menempa cara berpikir, meracik inovasi, dan menyiapkan peminpin masa depan.
Menatap fase baru pasca-wisuda, 306 lulusan diharapkan mampu beradaptasi cepat dengan perubahan zaman.
Tantangan di lapangan kerja dan lingkungan sosial terus berganti. Karena itu, semangat belajar sepanjang hayat dan kemampuan berinovasi menjadi kunci utama.
Dengan bentangan jejak hampir 4.000 alumni di dalam dan luar negeri, Universitas Ma Chung optimistis para wisudawan mampu berkarya nyata.
Wisuda XVI bukanlah akhir perjalanan. Momen ini adalah awal dari babak baru ketika ilmu pengetahuan diterjemahkan menjadi manfaat bagi kemajuan bangsa. (M. Abd. Rachman Rozzi)




