OPTIMIS: Kepala SMK PGRI 3 Malang, Moch. Lukman Hakim, tamu undangan, panitia dan peserta KCS ke 39, foto bersama sebelum diberangkatkan dari UNISMA, menuju SKARIGA dengan jalan sehat, untuk melanjutkan rangkaian KCS ke 39, Kamis (2/07/2026). (Foto: Iwan Kaconk/Malang Post)
MALANG POST – SMK PGRI 3 (SKARIGA) Malang, resmi membuka Kegiatan Cinta Sekolah (KCS) ke-39 di Universitas Islam Malang (UNISMA), Kamis (2/7/2026). Kegiatan yang diikuti 987 siswa baru kelas X itu, menjadi bagian dari pengenalan lingkungan sekolah sekaligus penguatan karakter, kepemimpinan, moral, dan wawasan kebangsaan sebelum peserta didik memasuki proses pembelajaran.
Hari pertama di sekolah bukan hanya tentang mengenal ruang kelas. Lebih penting dari itu adalah mengenal nilai yang akan membentuk masa depan.
Itulah pesan yang ingin ditanamkan SMK PGRI 3 (SKARIGA) Malang melalui Kegiatan Cinta Sekolah (KCS) ke-39. Sebab, sekolah ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu menjadi pelopor perubahan.
KCS ke-39 dibuka secara simbolis di Universitas Islam Malang (UNISMA), Kamis (2/7/2026). Kegiatan tahunan yang digelar setelah proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) itu diikuti 987 siswa baru kelas X sebagai bagian dari penguatan pengenalan lingkungan pendidikan.
Kepala SMK PGRI 3 Malang, Dr. Moch. Lukman Hakim, mengatakan KCS tahun ini mengusung tema Garda Swarna. Tema tersebut menggambarkan harapan agar lulusan SKARIGA mampu menjadi pelopor generasi muda menuju era keemasan Indonesia.
“Melalui Garda Swarna, kami ingin melahirkan generasi pelopor yang mampu menjadi agen perubahan menuju Indonesia Emas. Mereka diharapkan menjadi generasi unggul yang membawa prestasi sekaligus kejayaan,” ujarnya.
Menurut Lukman, pendidikan di SKARIGA tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan.

SIMBOLIS: Kepala SMK PGRI 3 Malang, Moch Lukman Hakim, membersamai Kasi SMK Cabdin Pendidikan Wilayah Malang, Frenky MDP, menuangkan air kendi sebagai simbol dimulainya KCS ke 39 telah dimulai dari halaman UNISMA. (Foto: Iwan Kaconk/Malang Post)
Pembentukan karakter, moral, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap bangsa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.
“Kami juga mendorong siswa memiliki jiwa kebangsaan, siap bersaing di tingkat global, serta mampu melahirkan inovasi sesuai perkembangan teknologi yang terus berubah,” katanya.
Komitmen tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu alasan minat masyarakat terhadap SKARIGA terus meningkat setiap tahun.
Saat ini, peserta didik berasal dari 18 provinsi, menandakan sekolah tersebut semakin dikenal di tingkat nasional.
“Komitmen kami adalah menghasilkan generasi yang kompetitif, memiliki hard skill dan soft skill, kreatif, inovatif, berprestasi, sekaligus berakhlakul karimah,” tegasnya.
Mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang, Kasi SMK Frenky Minggaryana Dwi Putra mengapresiasi pelaksanaan KCS ke-39 yang dinilai inovatif dan sarat makna.
Menurutnya, penguatan karakter harus menjadi fondasi utama pendidikan agar peserta didik mampu berkembang menjadi pribadi yang kompeten sekaligus berprestasi.
“Inovasi yang dilakukan SKARIGA dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus menghadirkan program yang lebih kreatif dan bermakna,” ujarnya.

MURID SKARIGA: Total ada 987 siswa baru kelas X SKARIGA Malang, dengan penuh semangat mengikuti pembukaan acara KCS ke-39 di halaman depan kampus UNISMA. (Foto: Iwan Kaconk/Malang Post)
Frenky juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, bersih, sehat, dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Ia menekankan perlunya tim pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah bekerja optimal sehingga target zero bullying dapat diwujudkan.
“Ciptakan iklim sekolah yang kompetitif secara positif. Potensi persoalan harus dicegah sejak dini agar tidak berkembang menjadi masalah yang merugikan siswa maupun sekolah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Kelembagaan dan Teknologi Informasi UNISMA, Moh. Amin, menyampaikan selamat kepada seluruh peserta KCS ke-39.
Ia berharap para siswa memanfaatkan masa belajar di SKARIGA dengan sungguh-sungguh sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
UNISMA, kata Amin, memiliki 10 fakultas yang dapat menjadi pilihan lulusan SKARIGA apabila ingin melanjutkan studi.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan tekun. Semoga ilmu dan kompetensi yang diperoleh nantinya memberi manfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.
(Iwan Kaconk/Ra Indrata)




