Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Disebut Restui Kudeta Demokrat, Mahfud Md : Terpikir Saja Tidak

Tangkapan Layar Keterangan Pers di kanal YouTube Kemenko Polhukam RI (29/11).

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah tuduhan sejumlah menteri termasuk dirinya telah merestui Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengambil alih kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) di Partai Demokrat.

Dalam cuitannya, Mahfud menganggap aneh isu dirinya merestui langkah Moeldoko dalam upaya kudeta terhadap kekuasaan AHY di Partai Demokrat.

Baca Juga ----------------------------

“Ada isu aneh, dikabarkan beberapa menteri, termasuk Menkopolhukam Mahfud MD, merestui Kepala KSP Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat dari AHY melalui KLB,” tulis Mahfud di akun Twitter-nya, @mohmahfudmd, Selasa (2/2).

“Wah, mengagetkan, yakinlah saya tak pernah berbicara itu dengan Pak Moeldoko maupun dengan orang lain. Terpikir saja tidak, apalagi merestui,” lanjut Mahfud.

Mahfud menyebutkan, sulit dipercaya kepemimpinan partai sebesar Partai Demokrat bisa dikudeta. Terlebih di era demokrasi seperti saat ini.

“Di era demokrasi yg sangat terbuka dan dikontrol oleh masyarakat seperti sekarang ini sulit dipercaya kepemimpinan partai, apalagi partai besar seperti PD bisa dikudeta seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga ----------------------------

Lagi pula menurut Mahfud, posisinya sebagai menko tidak bisa digunakan untuk memberikan restu pengambilalihan kepemimpinan partai.

“Jabatan Menko tentu tak bisa digunakan dan pasti tidak laku untuk memberi restu. Yang penting internal PD (Partai Demokrat) sendiri solid,” tegasnya.

Cuitan Mahfud ini menjawab tuduhan politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik melalui akun Twitter-nya, @RachlandNashidik . Rachland menyebutkan, dalam upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat, Moeldoko mengklaim mendapat restu dari sejumlah pejabat negara, seperti Mahfud MD, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, hingga Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.

“Bahkan ‘Pak Lurah’ merestui. Para pejabat negara itu perlu juga angkat bicara. Apa iya ini semua tanpa restu ‘Pak Lurah?’,” kata Rachland.

Baca Juga ----------------------------

Isu kudeta Partai Demokrat bergulir setelah AHY menyatakan ada sebuah gerakan yang mengarah pada upaya mengambil alih kepemipinan Partai Demokrat. Menurut AHY, berdasarkan informasi yang ia peroleh, gerakan tersebut turut melibatkan pejabat penting yang berada di lingkaran dekat Presiden Joko Widodo. (kps/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post —  Kecelakaan di Simpang Bengawan Solo Jl Panglima Sudirman Kota Malang kembali terjadi. Kali ini sebuah truk Mitsubishi Colt bernopol N 9065...

Wisata

Malang Post – Operator internasional terbesar diindonesia untuk Serviced Residence dan Hotel, The Ascott limited (Ascott) Jumat (21/1/2022) mengumumkan pembukaan properti terbarunya Shanaya Resort....

Pendidikan

Malang Post —- Ada yang menarik pada hari terakhir rapat pimpinan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang yang berlangsung di akhir...

Malang Raya

Malang Post –  Doa Lintas Agama dan Ngaji Budaya di gelaran 1000 Sajen dan Dupa, dilakukan di depan Balai Kota Malang, Sabtu (22/1/2022). Kegiatan...

Malang Raya

Malang post – Babinsa Tasikmadu turut dalam kerja bhakti di rumah Musadad, warga RT 03 RW 03, Kelurahan Tasikmadu Kota Malang. Sebab, di lokasi...

Malang Raya

Malang post – Babinsa Kelurahan Gadang Koramil 0833/04 Sukun  Kodim 0833/Kota Malang Pelda Sugianto dan Sertu Sofyan mengikuti penghijauan. Babinsa bersama BKM dan warga...

Wisata

Malang Post – Memperingati hari ulang tahun ke-8 ibis Styles Malang, digelar serangkaian acara. Antara lain, Garage Sale, Donor Darah dan acara puncaknya Ceremony untuk...

Malang Raya

Malangpost – Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH, MH menghadiri Perayaan Natal Oikoumene Kabupaten Malang Tahun 2021 di Pendopo Agung Kabupaten...