Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K.

Nadiem Makarim, di Istana Kepresidenan, Jakarta, 21 Oktober 2019. (Foto: Reuters)

Jakarta – Pada tahun 2021, semua guru honorer, baik yang mengabdi di sekolah negeri dan swasta, berkesempatan mengikuti tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menyatakan, tidak ada pembatasan kapasitas jumlah peserta. 

‘’Jadi tidak ada lagi prioritas. Siapa yang lebih duluan. Semuanya boleh mengambil tes, yang lulus boleh menjadi P3K,’’ ungkap Nadiem, saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan pemulihan ekonomi di Kantor Presiden, beberapa waktu lalu.

Baca Juga ----------------------------

Seleksi P3K bisa  bisa diikuti seluruh guru honorer, yang telah terdaftar dalam Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik) dan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), yang belum mengajar.

Untuk tesnya sendiri, dilaksanakan secara online. Semua guru honorer yang ada, bisa mengikuti. Asalkan sesuai kriteria menjadi peserta. Termasuk yang berusia diatas 35 tahun, masih berkesempatan mengikuti. Jadi, ia menegaskan, tidak ada golongan atau kelompok yang diprioritaskan, untuk menjadi P3K pada tahun 2021. Bahkan jika gagal pada tes pertama, bisa mengulang tes kedua dan ketiga.

‘’Jadi saya harus merubah pola pikirnya. Sudah tidak ada dahulu-dahuluan lagi. Semuanya bisa mengambil, pada 2021. Bahkan bukan cuma sekali. Mereka bisa mengambil totalnya tiga kali mengambil. Jadi kalau gagal, bisa mencoba lagi,’’ lanjut Nadiem. 

Juga disediakan pembelajaran online secara mandiri. Dimana calon peserta, bisa mengasah kemampuannya, agar kemungkinan lulus seleksi lebih tinggi. Kemendikbud, katanya, tidak akan mengendurkan standar lulus tes P3K. Karena harus dipertahankan kualitas, untuk kebaikan anak didik. 

‘’Tetapi tolong diingat lagi masyarakat. Ini bukan pengangkatan 1 juta guru menjadi P3K. Ini adalah seleksi massal. Yang akan diangkat menjadi P3K, adalah berapa yang lulus dari itu. Kalau yang lulus cuma 100 ribu, ya 100 ribu yang jadi. Kalau yang lulus 500 ribu, maka 500 ribu yang akan diangkat jadi P3K,’’ tegas Nadiem. 

Menurut  Nadiem Makarim, rekrutmen ini dilakukan, sebagai upaya pemerintah menyediakan pelayanan pendidikan yang berkualitas. Saat ini, guru yang berstatus honorer masih cukup tinggi. Sehingga pemerintah berupaya melakukan rekrutmen untuk P3K.

‘’Oleh karena itu, salah satu pendekatan yang kami upayakan adalah melalui rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja P3K,’’ tutur Nadiem sembari menyebut, langkah itu dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan pengajar andal. Termasuk menjadi upaya peningkatan kesejahteraan para guru. (* rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

News

Malang Post —  Musibah menimpa karyawan Koperasi Simpan Pinjam Delta Surya Purnama cabang Purwosari Pasuruan. Rabu (15/9/2021) siang di Jl Raya Songsong Ardimulyo Singosari...

Malang Raya

Malangpost – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko memantau langsung vaksinasi untuk warga Kelurahan Gading Kasri dan pedagang Pulosari. Sofyan Edi hadir...

Malang Raya

Malang Post — Dugaan korupsi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali mencuat.  Kali ini di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Malang Corruption Watch (MCW)...

Pendidikan

Malang Post — Ratusan siswa-siswi SMPN 01 Donomulyo Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolahnya. Ini dilakukan untuk membentengi diri dari paparan virus Covid-19 dan...

News

Malang Post — Seorang pengendara sepeda motor tergeletak masih memakai jas hujan dan helm, Minggu (12/9/2021) pagi di Jl Raya Gadang. Tepatnya di selatan perempatan...

News

Malang Post — Salip mobil dengan ruang kurang atau berhaluan terlalu ke kanan, kadang berbahaya dan menyebabkan musibah tabrakan.  Jumat (10/9/2021) pukul 14.45, tabrakan keras...