MALANG POST — Jagat sepak bola Malang Raya bisa bernapas lega. Bomber maut Arema FC, Dalberto Luan Belo, akhirnya mengirimkan sinyal positif untuk tetap bertahan di Bumi Arema musim depan. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dalberto94, pada Jumat (29/5/2026) malam, penyerang tajam asal Brasil ini menepis rumor liar kepindahannya, dengan menegaskan tekadnya untuk terus mencetak lebih banyak gol bersama Singo Edan di kompetisi mendatang.
Sinyal ini laksana oase. Maklum, belakangan ini rumor kepergian Dalberto berembus kencang sekali. Santer.
Maklum saja, performanya musim lalu memang aduhai. Dua klub tetangga sesama Jawa Timur, Persebaya Surabaya dan Persik Kediri, kabarnya kepincut setengah mati.
Belum lagi godaan dari klub kaya baru Malut United. Bahkan, klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC milik Sultan Brunei, disebut-sebut siap menyodorkan cek kosong demi tanda tangannya.
Siapa yang tidak tergiur rayuan Sultan?
Namun, pemain berusia 31 tahun itu menyikapi rumor tersebut dengan sangat dewasa. Bijak. Usai kompetisi yang melelahkan, ia memilih pulang kampung ke Brasil. Menikmati liburan bersama keluarga tercinta.
Di sela-sela liburan di pantai Brasil itulah, Dalberto mengunggah video kompilasi aksinya. Isinya rekaman gol dan umpan matang (assist) sepanjang musim 2025/2026. Angkanya mengerikan bagi lini pertahanan lawan: 19 gol dan delapan assist!
Nah, yang bikin Aremania semringah adalah kalimat di bawah video itu (caption). Sebuah kode keras.
“Terima kasih kepada semua yang menjadi bagian dari perjalanan ini. Kami akan terus melanjutkan untuk lebih banyak,” tulis pemilik jersi bernomor punggung 94 itu, lengkap dengan emotikon api menyala.
Kata “melanjutkan” jelas punya makna mendalam. Ia tidak ingin berhenti di sini. Ia ingin lanjut di Malang.
Sebenarnya, bahagia Dalberto sudah terlihat sejak laga pemungkas musim lalu. Usai didapuk sebagai Player of the Match saat Arema menjinakkan PSIM Yogyakarta, 22 Mei 2026 lalu, mantan pemain Madura United ini mengaku sangat emosional.
Musim ini berat, penuh pasang surut. Namun, Arema sukses menutupnya dengan kepala tegak. Tiga kemenangan beruntun di tiga laga terakhir.
“Saya sangat bahagia. Saya percaya ini adalah hasil kerja keras sepanjang musim,” ungkap Dalberto waktu itu.

Gayung bersambut. Dari kursi kepelatihan, Marcos Santos juga membawa kabar sejuk. Pelatih asal Negeri Samba itu mengisyaratkan bakal mempertahankan fondasi skuad Singo Edan untuk musim 2026/2027. Terutama bagi legiun yang diikat kontrak jangka panjang.
Marcos sendiri saat ini sedang mudik ke Brasil. Ia sedang menunggu hasil rapat dewan direksi Arema terkait masa depan kontraknya. Namun sebelum terbang, cetak biru kekuatan Arema musim depan rupanya sudah sempat dibahas tipis-tipis bersama manajemen.
“Sebagian besar pemain ketika datang sudah memiliki kontrak jangka panjang. Saya pikir mereka akan tetap menjadi bagian dari tim ini,” kata arsitek berusia 46 tahun tersebut.
Jika mandatnya sebagai pelatih kepala diperpanjang, nakhoda berlisensi CONMEBOL Pro ini meminta waktu khusus untuk berdiskusi dengan manajemen. Ia ingin menyusun komposisi tim yang jauh lebih kompetitif.
Satu musim di Indonesia telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi Marcos. Ia tahu atmosfer sepak bola di sini unik dan keras.
“Terima kasih atas rasa hormat yang kalian semua berikan. Jika masih diberi kesempatan lagi, saya ingin melakukan yang lebih baik dari apa yang sudah saya berikan di tahun pertama,” pungkas Marcos.
Manajemen sudah punya komitmen, pelatih sudah melempar rencana, dan sang mesin gol utama sudah mengunci kesetiaannya. Aremania kini tinggal mengawal, agar kerja keras musim lalu bisa dikonversi menjadi trofi juara di musim baru. (Ra Indrata)




