Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Selalu Mangkir Dari Undangan Najwa, Apa Kabar Menkes Terawan ?

Menkes Terawan bersama Menko PMK memberi keterangan Pers. (Foto : presidenri.go.id)

Jakarta – Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto kembali menjadi perbincangan publik. Kehebohan ini bermula dari absennya menkes dalam program Mata Najwa. Najwa Shihab mengatakan jika beberapa kali sudah mencoba mengundang Terawan untuk hadir di acara yang ia bawakan. Sayangnya, Terawan selalu saja absen dari undangan tersebut.

Najwa Shihab kemudian mengunggah video “Mata Najwa” edisi “Menanti Terawan” di media sosialnya. Dalam video tersebut, Najwa terlihat berbincang dengan kursi kosong, sembari mengajukan pertanyaan yang seharusnya dijawab menkes.

View this post on Instagram

Teman-teman, cukup banyak alasan mengapa diperlukan kehadiran pejabat negara untuk menjelaskan kebijakan yang berimbas kepada publik. Mengundang dan/atau meminta pejabat untuk menjelaskan kebijakan yang diambilnya adalah tindakan normal di alam demokrasi. Jika tindakan itu dianggap politis, penjelasannya tidak terlalu sulit. Pertama, jika “politik” diterjemahkan sebagai adanya motif dalam tindakan, maka undangan untuk Pak Terawan memang politis. Namun tak selalu yang politik terkait dengan partai atau distribusi kekuasaan. Politik juga berkait dengan bagaimana kekuasaan berdampak kepada publik. Kami tentu punya posisi berbeda dengan partai karena fungsi media salah satunya mengawal agar proses politik berpihak kepada kepentingan publik. Kedua, setiap pengambilan kebijakan diasumsikan adalah solusi atas problem kepublikan. Siapa pun bisa mengusulkan solusi, namun agar bisa berdampak ia mesti diambil sebagai kebijakan oleh pejabat yang berwenang, dan mereka pula yang punya kekuasaan mengeksekusinya. Menteri adalah eksekutif tertinggi setelah presiden, dialah yang menentukan solusi mana yang diambil sekaligus ia pula yang mengeksekusinya. Ketiga, tak ada yang lebih otoritatif selain menteri untuk membahasakan kebijakan-kebijakan itu kepada publik, termasuk soal penanganan pandemi. Selama ini, penanganan pandemi terkesan terfragmentasi, tersebar ke berbagai institusi yang bersifat ad-hoc, sehingga informasinya terasa centang perenang. Kami menyediakan ruang untuk membahasakan kebijakan penanganan pandemi ini agar bisa disampaikan dengan padu. Bedanya, media memang bukan tempat sosialisasi yang bersifat satu arah, melainkan mendiskusikannya secara terbuka. Keempat, warga negara wajib patuh kepada hukum, tapi warga negara juga punya hak untuk mengetahui apa yang sudah, sedang dan akan dilakukan oleh negara. Warga boleh mengajukan kritiik dalam berbagai bentuk, bisa dukungan, usulan, bahkan keberatan. Padu padan dukungan, usulan, atau keberatan itu tak ubahnya vitamin yang — kadang rasanya dominan pahit tapi kadang juga manis — niscaya menyehatkan jika disikapi sebagai proses bersama. #MataNajwaMenantiTerawan #CatatanNajwa

A post shared by Najwa Shihab (@najwashihab) on

Lalu kemana Menteri Kesehatan Terawan yang juga jarang terlihat di hadapan publik ?  

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI Widyawati memastikan kondisi dan keadaan Menkes Terawan dalam kondisi yang sehat. “Pak MK ( Menteri Kesehatan, Terawan) Alhamdulillah sehat,” kata Widyawati dikutip dari Kompas.com, Selasa (29/9) siang.

Ditanya soal mengapa Terawan jarang dan bahkan tidak pernah tampil di hadapan publik, Widyawati menyebut, Terawan memang belakangan ini disibukkan dengan berbagai agenda kegiatan di lapangan. Namun, Widyawati enggan membeberkan lebih jauh terkait kunjungan yang dilakukan Terawan hingga ia jarang terlihat. Tak hanya itu, Widyawati juga menyampaikan bahwa pada waktunya nanti, Terawan pasti akan menjelaskan semua kepada publik.

“Bapak (Terawan) sedang banyak jadwal ke lapangan. Ada waktunya Bapak akan menjelaskan semua,” katanya lagi.

Sementara  Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (Dirjen P2P) Kemenkes Achmad Yurianto mengaku masih kerap bertatap muka dengan menkes  saat rapat.

 “Kok tanya saya? Saya tiap hari masih rapat sama Menteri (Terawan),” kata Yuri, Selasa (29/9).

Saat disinggung terkait keberadaan Menteri Terawan yang jarang tampil di hadapan publik, Yuri tidak mengetahui. “Enggak tahu,” katanya menutup pembicaraan. (kps/anw)


Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

headline

Malang – Hasil monitoring keamanan serta peningkatan konsisten di semua panel pemeriksaan yang didasarkan pada kaidah-kaidah penelitian, uji klinis Vaksin […]

headline

VIRUS baru Corona-19 hasil mutasi –yang pertama kali ditemukan di Inggris September 2020– akhirnya masuk juga ke Indonesia. Kemarin, Wakil […]

Nasional

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Prof. Muhadjir Effendy mengatakan, prioritas vaksinasi untuk atlet, adalah […]

Dahlan Iskan

Oleh: Dahlan Iskan Sebenarnya Vaksin Nusantara ini tidak bisa dibandingkan dengan vaksin yang sudah ada. ‘’Teknologi’’-nya berbeda. Proses vaksinasinya juga […]

Kesehatan

Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut baik Vaksin Nusantara, yang tengah dikembangkan oleh tim peneliti dari Universitas Diponegoro […]

Kesehatan

Jakarta – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, terjadi kecenderungan penurunan jumlah test saat libur. Yang berakibat pada kasus terkonfirmasi […]

headline

BERKAT ada Vaksin Nusantara (Vanus), Indonesia masuk urutan ketujuh negara yang bisa membuat vaksin Covid-19 sendiri. Karya anak negeri ini […]

Kesehatan

Malang – Indonesia selain mengembangkan vaksin Covid-19, yang diberi nama Vaksin Merah Putih, juga muncul belakangan Vaksin Nusantara. Vaksin yang […]

Nasional

Malang – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia, resmi menembus angka satu juta. Atau tepatnya 1.012.350, dari data Kementerian Kesehatan. […]

headline

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, menuturkan virus Covid-19 ditemukan telah bermutasi di beberapa negaradi dunia. Namun, Menkes mengimbau […]

headline

Jakarta – Setelah dilantik presiden Rabu (23/12) kemaren, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bertemu sejumlah relawan Corona (Covid-19), salah […]

Kesehatan

Jakarta – Berbagai upaya pemerintah, dalam menghadirkan vaksin dan vaksinasi Covid-19, dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Demi menjamin keselamatan masyarakat. Setelah […]

%d bloggers like this: