Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Waket DPRD Tegal Tersangka Gara-Gara Dangdutan, Ganjar Bilang Begini…

Foto : Ig @humas.jateng

Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi aparat polisi yang telah menetapkan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasman Edi Susilo sebagai tersengka penyelenggaraan konser dangdut di masa pandemi COVID-19. Ia menilai, langkah tersebut menegaskan   polisi tidak tebang pilih dalam memproses hukum.

“Saya terima kasih sama Polda ya yang cukup serius, karena seluruh masyarakat menunggu betul gitu apa yang akan terjadi dan masyarakat banyak yang protes, masa orang kecil terus kalau orang besar enggak, kena hukum,” ungkap Ganjar, Selasa (29/20).

Baca Juga ----------------------------

Ganjar juga menjelaskan langkah hukum ini juga didukung oleh Menko Polhukam Mahfud Md. Selain itu ulama besar asal Rembang, KH Mustofa Bisri atau Gus Mus juga sempat membahas peristiwa itu.

Menurut saya ini sebuah konsistensi sehingga semua jadi yakin. Ayolah kita tidak ingin menghukum kok sebenarnya. Tapi kita butuh tertib maka berikan contoh yang baik,” tegas Ganjar.

Ia juga meminta semua pihak bisa menahan diri untuk taat pada protocol, agar kejadian ini tidak terjadi lagi.

Sebelumnya, Senin sore Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari Wibowo mengumumkan penetapan Wasmad Edi Susilo (WES) sebagai tersangka ‎terkait hajatan dan konser dangdut yang menuai sorotan masyarakat. Ia  melaksanakan hajatan pernikahan dan khitanan di Lapangan Kecamatan Tegal Selatan, Rabu (23/9) dengan mengundang ribuan orang tanpa memperhatikan protokol kesehatan. Rita mengatakan, Wasmad diduga melanggar Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinan Kesehatan Jo Pasal 216 ayat (1) KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman tertinggi satu tahun penjara dan atau denda sebesar Rp100 juta.

Selain penetapan tersangka sang wakil ketua DPRD, Kapolsek setempat juga dicopot dari jabatanya. Ratusan warga juga  harus menjalani tes swab, sebagai buntut kasus tersebut. (dtk/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Kriminal

Malang Post – Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Malang, Zulham Mubarak mengapresiasi Satreskrim Polres Malang. Terkait penetapan Idris Al Marbawi sebagai...

News

Malang Post – Dugaan korupsi dana Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) 2019 dan Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) 2019-2020 SMKN 10 Kota Malang, masih menggelinding. Kali...

headline

Malang Post — Pelaku pembunuhan di Dusun Krajan Desa Gondanglegi Kulon Kecamatan Gondanglegi, langsung ditindak Satreskrim Polres Malang. Pelaku yang bernama Ali Muddin (38)...

Dahlan Iskan

SAYA kaget dan tidak kaget membaca berita ini: Bupati Nganjuk ditangkap KPK. Yang muda, yang ganteng, yang beristri hafal Quran, yang pengusaha, yang ketika...

Kriminal

AMEG – Miris, Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, mematok tarif Rp 10 juta hingga Rp 150 juta untuk jabatan di lingkungan Pemkab yang dipimpinnya....

Kriminal

AMEG – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, sebagai tersangka penerima uang terkait lelang jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk,...

Kriminal

AMEG – Penetapan bendahara Desa Bulukerto, Kota Batu, FP, sebagai tersangka, bukan tanpa proses. Sebelum ditetapkan tersangka, Kejari telah melawati proses panjang.  Jika dihitung...

headline

Malang – Pemerintah Kota Malang, mulai melonggarkan pembatasan kegiatan masyarakat. Salah satunya adalah dengan mengizinkan event mulai digelar. Sebagai tindak lanjut keputusan tersebut, saat...