MALANG POST – Lintasan lari sejauh lima kilometer bisa menjadi pintu masuk untuk mengenalkan lebih banyak destinasi wisata. Harapan itu mengemuka menjelang penyelenggaraan Family Sunset Walk & Run 2026 di Pantai Tanjung Penyu, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PDI Perjuangan, Zulham Mubarok, mendukung kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 26 Desember 2026 tersebut. Ia menilai perpaduan olahraga dan wisata berpeluang mendatangkan pengunjung sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.
Menurut Zulham, manfaat kegiatan tidak seharusnya hanya diukur dari jumlah peserta yang mengikuti lomba. Kunjungan ke destinasi wisata lain di kawasan Malang Selatan juga perlu menjadi bagian dari dampak yang ingin dicapai.
“Selain untuk kesehatan dan kebugaran tubuh, saya berharap kegiatan ini berdampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisata di pantai-pantai Malang Selatan. Kalau kunjungan meningkat, tentu perekonomian masyarakat juga ikut bergerak dan pada akhirnya bisa memberikan dampak terhadap pendapatan asli daerah,” kata Zulham, Jumat (30/10/2026).
Ia melihat Family Sunset Walk & Run memiliki peluang memperkenalkan kawasan pesisir Kabupaten Malang kepada masyarakat dari luar daerah. Peserta yang datang ke Pantai Tanjung Penyu diharapkan tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga meluangkan waktu untuk mengunjungi destinasi pantai lainnya.
“Peserta maupun wisatawan yang datang bisa merasakan langsung spot-spot wisata yang ada di Pantai Tanjung Penyu dan pantai-pantai lain di kawasan Malang Selatan. Jadi jangan hanya datang untuk mengikuti kegiatan, tetapi juga menikmati potensi wisata yang ada,” ujarnya.
Menarik Peserta, Menggerakkan Usaha Lokal
Family Sunset Walk & Run 2026 mengusung konsep olahraga sekaligus wisata dengan jarak 5 kilometer. Berdasarkan informasi penyelenggaraan di RuangLari, kegiatan ini menyediakan kategori 5K Standar Umum dan Master.

Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PDI Perjuangan, Zulham Mubarok. (Foto: Istimewa)
Rute yang disiapkan memadukan sejumlah karakter lintasan, mulai dari aspal, paving, pasir pantai, hingga tanah dengan elevasi relatif minim. Jalur peserta juga dirancang steril dari kendaraan untuk mendukung keamanan selama kegiatan.
Panitia menyiapkan sejumlah fasilitas, antara lain official jersey, BIB, medali finisher, goodie bag, makanan dan minuman penyegar (refreshment), serta layanan medis. Pos hidrasi atau water station direncanakan tersedia setiap sekitar 2,5 kilometer.
Konsep tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat umum, keluarga, dan komunitas untuk mengikuti kegiatan olahraga di kawasan pantai. Pelaksanaan pada sore hari juga memberi kesempatan kepada peserta menikmati suasana Tanjung Penyu menjelang matahari terbenam.
Zulham berharap, meningkatnya kunjungan wisata tidak hanya terjadi saat kegiatan berlangsung. Event semacam ini perlu menjadi pemantik promosi berkelanjutan agar kawasan Malang Selatan semakin dikenal dan menarik minat pelaku usaha.
“Harapannya nanti semakin banyak investor yang mau berinvestasi di bidang pariwisata. Kalau investasi tumbuh, lapangan usaha masyarakat semakin terbuka, perekonomian meningkat dan kunjungan wisata juga semakin berkembang,” tegasnya.
Ia menjelaskan, aktivitas pariwisata memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor usaha. Wisatawan membutuhkan transportasi, kuliner, penginapan, jasa parkir, hingga produk usaha mikro dan ekonomi kreatif.
Karena itu, penyelenggaraan event olahraga di destinasi wisata dinilai dapat menjadi sarana promosi sekaligus membuka peluang pendapatan bagi masyarakat sekitar. Namun, dampak tersebut membutuhkan keterlibatan pelaku usaha dan pengelola destinasi agar manfaat kunjungan dapat dirasakan lebih luas.
Dukungan untuk Wisata Pesisir
Sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang, Zulham menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Family Sunset Walk & Run 2026 di Pantai Tanjung Penyu.
“Saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang mendukung penuh penyelenggaraan Family Sunset Walk and Run di Pantai Tanjung Penyu ini. Semoga sukses dan mampu meningkatkan kunjungan wisata di Malang Selatan,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu agenda yang mempertemukan olahraga, promosi destinasi, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kawasan pesisir Malang Selatan memiliki sejumlah pantai yang berpotensi diperkenalkan melalui kegiatan berbasis komunitas.
Dengan jadwal pelaksanaan pada akhir tahun, Family Sunset Walk & Run 2026 diharapkan menarik peserta dari berbagai daerah untuk datang ke Tanjung Penyu. Mereka tidak hanya berolahraga, tetapi juga mengenal potensi wisata dan usaha lokal di sekitarnya. (Suseno/Ra Indrata)




