MALANG POST – Hanya sehari setelah resmi diperkenalkan ke publik, penyerang anyar Arema FC asal Nigeria, Samuel Otusanya, langsung melahap porsi latihan bersama Johan Ahmat Farizi dan kawan-kawan di Kota Batu, Selasa (15/9/2026) sore.
Profesionalisme seorang pesepak bola sejati, diuji dari kesiapannya memberikan kemampuan 100 persen begitu menginjakkan kaki di tempat baru.
Tanpa buang waktu mengeluh atau beralasan jet lag, striker gres Singo Edan ini membuktikannya langsung di atas rumput hijau.
Langkah spartan itulah yang ditunjukkan oleh Samuel Otusanya.
Hanya selang sehari setelah resmi diperkenalkan, sebagai rekrutan anyar Arema FC, juru gedor muda berdarah Nigeria tersebut, langsung bergabung dalam sesi latihan tim pada Selasa (15/9/2026) sore.
Meski baru menempuh penerbangan lintas benua yang amat melelahkan, pemain berusia 22 tahun itu, memilih tidak membuang waktu untuk menunda kerja keras.
Dalam sesi latihan sore tersebut, Otusanya tampak menikmati setiap porsi dan menu latihan yang disajikan.
Ia langsung berbaur aktif membangun komunikasi serta chemistry bersama para penggawa Singo Edan.
Otusanya membeberkan bahwa faktor historis hubungan baik dengan jajaran pelatih menjadi alasan utamanya menerima pinangan Arema FC.
“Saya pernah bekerja sama dengan Marcos Santos dan Andre Caldas di klub sebelumnya, Náutico.”
“Hubungan kami sangat baik. Ketika mereka mengajak saya bergabung ke Arema FC, saya tidak ragu,” ungkap Otusanya usai latihan, Selasa (15/9/2026) sore.
Selain rekam jejak kerja sama dengan tim pelatih, nama besar Arema FC di kancah sepak bola Indonesia, menjadi magnet kuat baginya.
“Arema FC adalah klub besar. Saya ingin menjadi bagian dari sejarahnya. Sepak bola adalah tentang passion. Terlepas dari rasa lelah perjalanan, ini pekerjaan saya dan saya harus bekerja keras sejak hari pertama,” tegas bomber bertinggi 186 sentimeter itu.
Manajemen Singo Edan sendiri mendatangkan Otusanya untuk mengisi slot terakhir pemain asing yang lowong pasca-dilepasnya Joel Vinicius.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengonfirmasi, perekrutan ini melengkapi kuota 11 pemain asing tim untuk Super League 2026/2027.
Pria yang akrab disapa Inal itu optimistis, mantan penyerang FK Haugesund di Norwegia serta Criciúma EC di Brasil tersebut sanggup cepat beradaptasi.
“Samuel punya pengalaman di Eropa dan kompetisi Brasil. Karakter penyerangnya sesuai dengan kebutuhan taktik tim. Kami percaya dia bisa memberi dampak positif dan menciptakan persaingan sehat di lini depan,” jelas Inal.
Kehadiran Otusanya yang langsung melahap porsi latihan ini kian mematangkan persiapan Arema FC menatap laga Derbi Jawa Timur melawan Persik Kediri pada Jumat (18/9/2026) di Stadion Kanjuruhan.
Mengenai kans debutnya pada laga terdekat, Otusanya menyerahkan keputusan penuh kepada pelatih Marcos Santos.
“Tugas saya adalah berlatih keras setiap hari dan memastikan diri fit. Target saya di sini jelas, ingin membantu Arema FC meraih trofi musim ini,” pungkasnya. (Ra Indrata)




