MALANG POST – RANS Nusantara FC resmi mengamankan lima amunisi baru, termasuk dua mantan pilar Arema FC, guna memperkuat skuad menyongsong kompetisi Championship 2026/2027 sekaligus persiapan uji coba di Stadion Kanjuruhan, Kamis (20/8/2026).
Geliat RANS Nusantara FC dalam merancang kekuatan tim kian agresif. Klub berjuluk The Prestige Phoenix itu terus menambah pilar baru di dalam skuadnya.
Musim anyar Championship 2026/2027, dipandang sangat menantang. Manajemen tidak ingin setengah-setengah dalam memoles komposisi pemain.
Langkah riil dibuktikan dengan merekrut lima pemain anyar sekaligus. Kehadiran amunisi anyar ini membuat tim makin percaya diri.
Dua dari lima pemain anyar itu berlabel kasta tertinggi. Mereka merupakan mantan penggawa Arema FC di Super League.
Sosok pertama adalah penjaga gawang Andrian Casvari. Sosok kedua adalah Aswin, pemain serba bisa yang lincah.
Sementara tiga pemain sisanya, merupakan deretan talenta muda berbakat. Ada penyerang muda Racksa Surya Wijaya dan Rendi Irawan di lini depan.
Satu nama lagi adalah M. Iqbal Nugraha yang berposisi sebagai pemain bertahan (stoper).
Pelatih Kepala RANS Nusantara FC, Kas Hartadi, menyambut hangat kedatangan kelima amunisi barunya. Pria berkumis tebal itu optimistis dengan potensi anak asuhnya.
“Aswin dan Casvari sebelumnya bermain di Super League. Sedangkan Racksa, Rendi, dan Iqbal adalah pemain muda yang punya potensi besar,” kata Kas Hartadi.
Kelima pemain baru ini tidak hanya sekadar menandatangani kontrak kerja. Mereka sudah melahap seluruh porsi latihan bersama tim utama.
Kas Hartadi mengaku sudah memantau langsung kemampuan teknis mereka. Penilaian dilakukan selama beberapa sesi latihan intensif.
Masuknya lima nama anyar membuat persaingan internal kian memanas. Setiap pemain dituntut menunjukkan performa terbaik demi satu tempat utama.
Mereka juga berpeluang besar langsung diturunkan pada laga akhir pekan ini. RANS Nusantara FC dijadwalkan menjajal Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (22/8/2026).
Laga uji coba ini bukan sekadar panggung pemanasan biasa. Pertandingan diprediksi berjalan sangat sengit sejak peluit pertama ditiup.
Bagi RANS Nusantara FC, duel ini memiliki misi ganda yang sangat krusial.
Misi pertama jelas dari aspek teknis sepak bola. Tim pelatih butuh melihat kekompakan pemain di lapangan hijau.
Misi kedua datang dari urusan luar lapangan. RANS Nusantara FC ingin menggelar simulasi penyelenggaraan laga sebagai tuan rumah.
Langkah ini diambil karena RANS Nusantara FC telah menunjuk Stadion Kanjuruhan sebagai markas utama (homebase) mereka musim ini.
Oleh sebab itu, laga meladeni Singo Edan menjadi ujian nyata bagi panitia pelaksana (panpel).
Match Organizing Chairman RANS Nusantara FC, Bram Hady Sulton, menegaskan pentingnya laga nanti. Ada dua hal besar yang dites secara bersamaan.
“Pertandingan tanggal 22 besok merupakan langkah awal simulasi Panpel RANS Nusantara FC sebagai tuan rumah,” ujar Bram.
Dari aspek operasional, panpel bakal bekerja ekstra keras. Koordinasi keamanan, kenyamanan penonton, dan alur pertandingan di Kanjuruhan akan dipantau ketat.
Pemilihan Arema FC sebagai lawan tanding juga memiliki daya pikat tersendiri. Singo Edan punya ikatan batin yang sangat kuat dengan Stadion Kanjuruhan.
Uji coba Sabtu nanti menjadi ajang pembuktian utuh. RANS Nusantara FC ingin memastikan skuad dan panitianya sama-sama siap mengarungi persaingan resmi. (Ra Indrata)




