MASA LALU: Pemain-pemain Arema saat berdoa di tengah lapangan di Stadion Kanjuruhan, sehari setelah Tragedi Kanjuruhan, tahun 2022 lalu. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Mengenang genap empat tahun Tragedi Kanjuruhan, yang jatuh pada Kamis (1/10/2026), manajemen Arema FC bersama komponen suporter Arek Malang Mania (Aremania), menyelenggarakan serangkaian agenda doa bersama, tahlil, serta khataman Al-Qur’an di Malang.
Jejak duka kelam dalam memori perjalanan sepak bola tanah air tidak pernah padam oleh ganti bergantinya tahun. Ketika tanggal 1 Oktober kembali menyapa warga Malang Raya, ingatan kolektif masyarakat seketika tertuju pada kenangan serta doa tulus yang dipanjatkan bagi para korban jiwa Tragedi Kanjuruhan.
Langkah penghormatan spiritual itulah yang kembali digelorakan bersama oleh klub dan para suporter.
Menandai peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan yang jatuh pada Kamis (1/10/2026), komponen suporter Aremania Utas bersama manajemen Arema FC menggelar serangkaian kegiatan keagamaan di beberapa titik lokasi terpisah.
Dari pihak suporter, Presidium Aremania menerbitkan surat himbauan resmi bernomor 003/PRES-ARM/IX/2026 yang ditandatangani langsung oleh Koordinator Presidium Aremania, Ali Rifki.
Dalam surat edaran tertulis tersebut, seluruh elemen suporter diajak untuk merapatkan barisan dalam agenda Munajat Akbar bertajuk “Doa Untukmu Nawak”.
Acara munajat bersama ini dipusatkan di Halaman Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, dimulai sejak pukul 18.30 WIB hingga selesai pada Kamis (1/10/2026) malam.
“Maka kami menghimbau kepada Ketua Korwil dan Komunitas Aremania Utas untuk mengajak seluruh anggotanya menghadiri kegiatan doa bersama tersebut,” tulis Ali Rifki dalam edaran resminya.

TABUR BUNGA: Di halaman Stadion Kanjuruhan, pemain-pemain Arema FC melakukan tabur bunga, setelah berdoa di dalam stadion, tahun 2022 lalu. (Foto: Istimewa)
Sementara itu dari pihak internal manajemen Arema FC, peringatan duka tahunan digelar secara khidmat di Kantor Manajemen Arema FC yang akrab disapa Gedung Kandang Singa, Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang.
Seluruh karyawan dan staf Arema FC berkumpul bersama warga masyarakat di sekitar Kandang Singa untuk memanjatkan bait-bait doa serta tahlil.
Head of Public Relation Arema FC, Munif B. Wakid, menyampaikan bahwa manajemen secara konsisten merawat tradisi spiritual ini setiap kali tanggal 1 Oktober tiba.
“Setiap tanggal 1 Oktober, Arema FC secara rutin menggelar khataman Al-Qur’an dan tahlil bersama warga sekitar Kandang Singa serta seluruh karyawan,” terang Munif B. Wakid, Rabu (30/9/2026).
Munif menjelaskan bahwa rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta tahlil di Kandang Singa dipimpin langsung oleh para ustadz dari Yayasan Sunan Kalijaga (Yasuka) Blimbing, Kota Malang.
Suasana khusyuk dan haru melingkupi seluruh rangkaian acara sejak pagi hingga sore hari.
Melalui majelis doa dan khataman ini, baik manajemen Arema FC maupun elemen Aremania berharap tulus agar para korban yang telah berpulang mendapatkan tempat terbaik serta husnul khotimah di sisi-Nya.
Penyelenggaraan agenda keagamaan ini sekaligus menjadi ikhtiar bersama untuk terus menguatkan ketabahan dan kesabaran bagi para keluarga korban yang ditinggalkan. (Ra Indrata)




