MALANG POST – Resmi tutup pemusatan diklat di Pusdik Arhanud, Wali Kota Batu Nurochman beri apresiasi tinggi atas keberhasilan 72 Paskibraka kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI.
Senyum lega sekaligus rasa bangga terpancar dari Wali Kota Batu Nurochman saat menutup rangkaian Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kota Batu Tahun 2026. Sebanyak 72 anggota Paskibraka mendapat apresiasi tinggi setelah sukses menunaikan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Kota Among Tani, Senin (17/8/2026).
Kegiatan penutupan rangkaian pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka tersebut berlangsung di Pusat Pendidikan Arhanud (Pusdik Arhanud), Selasa (18/8/2026). Di hadapan para anggota Paskibraka, Nurochman menyampaikan terima kasih atas amanah yang telah dijalankan dengan sangat baik.
“Anak-anakku anggota Paskibraka yang saya banggakan. Kemarin kalian telah menunaikan amanah sebagai Paskibraka pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Atas nama Pemkot Batu, saya menyampaikan selamat dan terima kasih atas tugas yang telah kalian laksanakan,” ujar Cak Nur—sapaan akrab Nurochman.

PENGHARGAAN: Wali Kota Batu Nurochman saat memberikan piagam penghargaan kepada 72 anggota Paskibraka Kota Batu 2026. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Menurutnya, keberhasilan menjalankan tugas di lapangan tidak datang secara instan. Ada proses panjang yang membentuk para anggota Paskibraka menjadi lebih disiplin, kompak, tangguh, bertanggung jawab, serta mampu menghargai satu sama lain.
Oleh karena itu, Cak Nur berharap nilai-nilai yang didapat selama mengikuti pendidikan dan pelatihan tidak berhenti setelah tugas sebagai Paskibraka usai. Karakter kuat tersebut harus menjadi bekal berharga ketika kembali ke lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
“Nilai terbesar dari pemusatan pendidikan dan pelatihan ini ada pada karakter yang akan terus kalian bawa kepada keluarga, sekolah, dan masyarakat,” katanya.
Cak Nur juga memberikan apresiasi kepada Komandan Pusdik Arhanud beserta seluruh jajaran yang telah menyediakan tempat, fasilitas, serta dukungan penuh selama proses pembinaan. Penghargaan serupa disampaikan kepada para pelatih, pembina, panitia, unsur TNI dan Polri, serta seluruh pihak yang ikut mendampingi para anggota Paskibraka hingga menyelesaikan tugasnya.
Tidak lupa, apresiasi tinggi juga diberikan kepada para orang tua atau wali murid. Dukungan keluarga dinilai menjadi bagian krusial dalam perjalanan 72 anggota Paskibraka tersebut hingga mampu menuntaskan tugas negara pada momentum peringatan kemerdekaan.

“Kebanggaan hari ini tentu bukan hanya milik anak-anak, melainkan juga milik keluarga yang telah mendampingi perjalanan mereka,” tuturnya.
Cak Nur mengingatkan bahwa berakhirnya pendidikan dan pelatihan bukan berarti perjalanan mereka telah selesai. Justru pengalaman yang diperoleh selama menjadi Paskibraka diharapkan menjadi pijakan kokoh untuk menghadapi tahapan masa depan berikutnya.
Ia berpesan agar para anggota Paskibraka terus belajar, menjaga pergaulan, menghormati orang tua dan guru, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di mana pun berada.
“Saya berharap anggota Paskibraka Kota Batu Tahun 2026 akan dikenang atas keberhasilan menjalankan tugas di hadapan Merah Putih, sekaligus mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (*/Ananto Wibowo/Ra Indrata)




