Mobil Ambulans menjadi sarana prasarana UM terbaru untuk memperluas akses kesehatan. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Perkuat layanan medis dan wujudkan SDGs 3 & 17, Rektor UM Prof. Hariyono terima bantuan satu unit ambulans dari Wakil Kanwil BTN Joyce Ivone Mandagi di Graha Rektorat.
Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melalui serah terima satu unit ambulans di lobi depan Graha Rektorat UM, Rabu (12/8/2026).
Penyerahan bantuan operasional ini menjadi wujud dukungan nyata terhadap peningkatan layanan kesehatan dan keselamatan bagi sivitas akademika UM serta masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UM, Wakil Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara BTN, Branch Manager BTN Kantor Cabang Malang, Kepala Kantor Cabang Pembantu BTN KCP Unibraw, Kepala Funding & Transaction Unit, serta jajaran pimpinan UM dan BTN.
Wakil Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara BTN Joyce Ivone Mandagi menyampaikan bahwa penyerahan ambulans merupakan bagian dari komitmen BTN dalam mendukung ekosistem pendidikan. Dukungan tersebut tidak hanya diberikan pada aspek kelembagaan, melainkan juga melalui pemenuhan kebutuhan operasional dan pengembangan layanan perguruan tinggi.
“Terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin cukup lama. Kami berharap dukungan ini dapat memberikan manfaat bagi UM dan ke depannya sinergi antara UM dan Bank BTN dapat semakin baik, termasuk dalam mendukung kebutuhan UM lainnya,” ujarnya.

Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. menilai fasilitas ambulans tersebut bukan sekadar sarana tambahan, melainkan bagian dari penguatan layanan kesehatan sekaligus media pembelajaran praktis bagi mahasiswa program studi di bidang kesehatan.
“Patut kita syukuri karena Bank BTN telah hadir bersama UM. Kehadiran ini bukan hanya membawa mobil ambulans, melainkan juga membawa semangat untuk terus bertransformasi. UM memiliki program studi di bidang kesehatan, sehingga fasilitas ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus mendukung layanan kesehatan bagi keluarga besar UM dan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Menurut Prof. Hariyono, ambulans tersebut akan difungsikan untuk memperkuat penanganan medis darurat serta memfasilitasi pengembangan Klinik Pratama UM.
“Semoga ambulans ini dapat digunakan untuk hal-hal yang baik dan memberikan layanan kesehatan yang lebih baik. Mudah-mudahan fasilitas ini dapat membantu keluarga besar UM dan masyarakat sekitar yang membutuhkan serta mendukung berbagai program kesehatan yang ada di Universitas Negeri Malang,” lanjutnya.
Kolaborasi UM dan BTN menunjukkan bahwa kemitraan perguruan tinggi dan sektor perbankan dapat diperluas untuk mendukung layanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pemanfaatan ambulans untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).
Selain itu, keberlanjutan kemitraan lintas sektor antara UM dan BTN turut mencerminkan pencapaian SDGs Poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui sinergi ini, kedua institusi diharapkan terus memperluas program kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas. (*/M. Abd. Rachman Rozzi/Januar Triwahyudi)




