Malang Post – Kodim 0833/Kota Malang menerima Kunjungan dari Tim Pusterad dalam kegiatan Pengumpulan, Pengolahan dan Penyajian (Pulsaji) Data Satkowil Tahun Anggaran 2026 yang yang di pimpin oleh Direktur Pusat Informasi Teritorial (Dirpit) Pusterad Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo, Rabu (23/09),
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas data teritorial yang menjadi dasar dalam pelaksanaan pembinaan teritorial di wilayah jajaran Komando Kewilayahan. Kegiatan dihadiri oleh para perwira staf, Danramil, Babinsa, serta personel Kodim 0833/ Kota Malang yang terlibat langsung dalam pengelolaan data teritorial.
Dalam kesempatan ini Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Dedy Azis, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim dari Pusterad dan berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman personel terhadap pentingnya pengelolaan data teritorial yang akurat.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh personel dapat memahami pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam mengumpulkan, mengolah, serta memperbarui data yang berkaitan dengan kondisi geografi, demografi, dan kondisi sosial wilayah binaan. Data yang baik akan mendukung terciptanya sistem pembinaan teritorial yang efektif serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa data teritorial yang lengkap dan akurat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan kewilayahan. Dengan tersedianya data yang valid, Kodim 0833/ Kota Malang dapat lebih optimal dalam melaksanakan pembinaan wilayah serta memberikan kontribusi nyata Melalui kegiatan Pulsaji Data, data dan informasi kewilayahan yang dimiliki satuan diharapkan tetap akurat, aktual, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut menjadi salah satu pendukung dalam menentukan langkah serta kebijakan pelaksanaan tugas kewilayahan.
Sementara itu, Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo dalam arahannya menjelaskan bahwa Pusterad merupakan badan pelaksana pusat di lingkungan TNI Angkatan Darat yang bertugas mengatur dan mengelola berbagai aspek teritorial guna memperoleh informasi data teritorial yang aktual, valid, dan akurat terkait berbagai kejadian maupun hal-hal menonjol di wilayah binaan.
Menurutnya, doktrin teritorial mencakup bidang wilayah pertahanan darat, sumber daya nasional, serta kondisi sosial yang menjadi objek pembinaan teritorial. Oleh karena itu, setiap satuan kewilayahan dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menyajikan data yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan keputusan pimpinan.
“Pulsaji Data Teritorial merupakan suatu siklus yang meliputi perencanaan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian informasi terkait objek pembinaan teritorial. Siklus ini berlangsung secara terus-menerus sehingga diperlukan pembaruan data secara berkala agar informasi yang disajikan tetap relevan dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelas Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo.
Ia juga menambahkan bahwa jajaran teritorial saat ini turut dilibatkan dalam berbagai program strategis nasional, seperti ketahanan pangan, pembangunan jembatan, pembangunan jaringan irigasi, serta berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan data teritorial yang akurat menjadi sangat penting untuk mendukung keberhasilan program-program tersebut.(*)




