POTONG PITA: Pemotongan pita tanda diresmikannya Dealer Mazda Malang Raya oleh dari kanan ke kiri Ricky Thio (Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia), Herbert Kwee (Chief Executive Officer Eurokars Group Indonesia), Rudy Surjanto (Komisaris PT Mobilindo Azimut Dante), dan Frandy Budiharjo, (Managing Director PT Mobilindo Azimut Dante). (Foto: Eka Nurcahyo/Malang Post)
MALANG POST – Bidik potensi pasar Plat N dan target 15 unit per bulan, PT Eurokars Motor Indonesia bersama PT Mobilindo Azimut Dante, resmikan dealer station Mazda pertama di Kota Malang pada Rabu (12/8/2026).
Masyarakat maupun komunitas mobil Mazda kini tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya untuk mendapatkan berbagai generasi Mazda terbaru. Sebab, di Malang kini resmi beroperasi dealer station Mazda.
Fasilitas ini merupakan dealer station Mazda pertama di Malang Raya yang berlokasi di Jalan Raden Panji Suroso, Kota Malang. Grand opening dealer Mazda Malang Raya tersebut digelar pada Rabu (12/8/2026).
Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio menyampaikan sejarah Mazda di Jawa Timur (Jatim) hingga alasan Malang Raya dipilih sebagai lokasi dealer station Mazda.
“Melihat sejarahnya, dulu tidak ada yang namanya Mazda Surabaya. Dulu namanya Mazda Jawa Timur. Manajemen saat itu menganggap satu lokasi dapat mewakili seluruh daerah. Namun dalam perjalanannya, hal itu tidak bisa dan kami harus hadir lebih dekat untuk konsumen,” ungkap Ricky.
Ia menjelaskan, kehadiran purnajual bukan sekadar untuk pelayanan transaksi, melainkan juga memastikan ketersediaan ruang diskusi bagi konsumen jika menemui kendala teknis.
“Di Surabaya kami ada di Jalan Adityawarman dan Jemursari. Lokasinya strategis, tetapi keduanya tetap berada di Surabaya,” ujarnya.
Sepanjang perjalanan, lanjut Ricky, pembukaan jaringan dealer berkaitan erat dengan potensi pasar dan perencanaan produk (product planning). Pihaknya melihat Malang memiliki potensi yang sangat besar serta cocok dengan jajaran produk yang akan diboyong ke Indonesia dalam kurun tiga hingga empat tahun ke depan.
“Apalagi bicara soal dealer, kita tidak bicara jangka pendek tiga bulan atau setahun, melainkan jangka panjang lima tahun ke atas. Bahkan dealer Mazda di Denpasar sudah ada sejak 1980-an,” lanjutnya.

DISPLAY: Salah satu Mazda generasi terbaru type CX-60 yang di-display di Dealer Malang Raya. (Foto: Eka Nurcahyo/Malang Post)
Berdasarkan hasil studi internal, Malang memenuhi kriteria pengembangan jaringan Mazda. Pertumbuhan ekonomi, destinasi wisata, status sebagai kota pendidikan, hingga predikat kota kreatif menjadi pertimbangan utama.
“Malang juga dinilai sebagai destinasi liburan yang menarik. Kafe-kafe di Malang ternyata sangat keren,” tuturnya.
Keberadaan mobil-mobil kelas menengah ke atas di jalanan Kota Malang juga menjadi indikator potensi pasar. Selain itu, dalam tiga tahun terakhir PT Eurokars Motor Indonesia rutin mengirimkan service car ke Malang, sehingga kehadiran dealer fisik dinilai sangat mendesak.
Ricky optimistis kehadiran dealer station Mazda Malang Raya akan memperkuat penetrasi merek Mazda di daerah. “Mazda itu maunya dari mata turun ke hati,” jelasnya didampingi Head of Marketing & Communications PT Eurokars Motor Indonesia Viya Arsawireja.
Sementara itu, Komisaris PT Mobilindo Azimut Dante Rudy Surjanto mengungkapkan bahwa dealer yang dibuka di Malang ini berstatus independent dealer, bukan milik PT Eurokars Motor Indonesia secara langsung.
“Kalau milik Eurokars, orang mungkin menganggap ini bagian dari kampanye bahwa Mazda tetap membuka dealer di saat kondisi sulit. Namun, kami selaku independent dealer melihat ini murni sebagai sebuah peluang bisnis (opportunity). Saya dan Pak Frandy (Frandy Budiharjo, Managing Director PT Mobilindo Azimut Dante) yakin merek Mazda akan long-lasting,” kata Rudy.
Investasi yang dikucurkan dilakukan secara bertahap dan bernilai signifikan. “Kehadiran dealer di Malang ini membuktikan Mazda terus melebarkan sayap secara riil dari kacamata investor independen,” tegasnya.
Managing Director PT Mobilindo Azimut Dante Frandy Budiharjo mengaku optimistis dengan target penjualan 15 unit per bulan untuk wilayah Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo, hingga Lumajang (wilayah Plat N).
Untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya memaksimalkan momentum pameran otomotif nasional seperti GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, serta menggelar pameran dan show event berkala di pusat perbelanjaan. (*/Eka Nurcahyo)




