LANTIK: Wali Kota Batu Nurochman saat melantik Kepala Desa PAW Sidomulyo, ia menekan agar kades amanah dan terbuka. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
MALANG POST – Lantik Subandri sebagai Kades PAW Desa Sidomulyo di Pendopo Rumah Dinas, Wali Kota Batu Nurochman instruksikan transparansi anggaran dan penyelarasan program desa dengan RKPD 2027.
Subandri resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Desa (Kades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Sidomulyo. Pelantikan Subandri dipimpin langsung oleh Wali Kota Batu Nurochman di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu, Rabu (12/8/2026).
Pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan pemerintahan di tingkat desa. Di hadapan kades yang baru dilantik, Nurochman menitipkan sejumlah pesan strategis, terutama soal komitmen menjaga integritas, prinsip keterbukaan publik, serta kemampuan merangkul seluruh elemen masyarakat.
Wali Kota Batu yang akrab disapa Cak Nur ini mengingatkan Subandri agar tidak menyalahgunakan amanah yang diberikan oleh masyarakat untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Menurutnya, jabatan kepala desa merupakan tanggung jawab besar untuk memastikan roda pemerintahan desa, pembangunan, dan pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.
“Jangan berkhianat pada masyarakat, bahwa pemerintahan harus terus berjalan,” tegas Cak Nur.
Cak Nur meminta Subandri segera mengonsolidasikan seluruh jajaran perangkat desa dan lembaga swadaya yang ada di Desa Sidomulyo. Komunikasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lanjutnya, harus dibangun secara harmonis dan konstruktif. Lembaga BPD merupakan salah satu mitra strategis pemerintah desa dalam merumuskan dan mengesahkan berbagai kebijakan pembangunan desa.
Tidak hanya dengan BPD, Subandri juga diinstruksikan untuk merangkul seluruh unsur kemasyarakatan, mulai dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Karang Taruna, Tim Penggerak PKK, hingga lembaga adat setempat. Menurut Cak Nur, kekompakan antarelemen menjadi modal sosial yang sangat penting agar penyelenggaraan pemerintahan desa tidak berjalan secara sepihak.
“Semua elemen masyarakat harus diajak berkomunikasi secara aktif. Jangan sampai ada kelompok masyarakat yang merasa ditinggalkan atau tidak dilibatkan dalam proses pembangunan,” pesannya.
Cak Nur juga menekankan pentingnya kemampuan Kades PAW dalam membaca serta merespons dinamika sosial di tengah masyarakat. Setiap potensi konflik maupun persoalan yang muncul di tingkat desa diharapkan dapat diselesaikan melalui pendekatan kekeluargaan serta senantiasa mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal.
Prinsip transparansi tata kelola keuangan juga menjadi perhatian utama Pemkot Batu. Terlebih, kondisi alokasi anggaran pemerintah saat ini mengalami penyesuaian dan tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu mendapatkan penjelasan secara jujur dan terbuka mengenai penyesuaian skala prioritas program kerja maupun situasi keterbatasan anggaran desa.
“Sampaikan keterbatasan anggaran tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat harus memahami kondisi itu melalui keterbukaan yang nyata di lapangan,” ujarnya.
Di sisi lain, Cak Nur mendorong Subandri agar tidak sekadar menjalankan rutinitas administrasi pemerintahan semata. Seluruh potensi unggulan yang dimiliki Desa Sidomulyo—seperti agrowisata dan sentra tanaman hias—perlu dipetakan secara terukur dan dikembangkan melalui program-program yang inovatif serta berdaya saing.
Potensi lokal masyarakat desa tersebut diharapkan dapat disinergikan secara erat dengan program strategis Pemerintah Kota Batu. Penyusunan rancangan program pembangunan desa dituntut memiliki kesinambungan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, termasuk penyelarasan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Batu 2027.
Menurut Cak Nur, sinkronisasi antara kebijakan pemerintah kota dan program kerja pemerintah desa sangat krusial agar pelaksanaan pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri secara parsial. Kolaborasi yang harmonis tersebut diyakini mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi warga dan mengoptimalkan potensi Desa Sidomulyo.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Batu juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Subandri beserta istri atas dedikasi, komunikasi, dan koordinasi yang telah terjalin baik selama mendampingi jalannya pemerintahan Desa Sidomulyo.
Ia berharap amanah kepemimpinan sebagai Kades PAW Desa Sidomulyo dapat dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab hingga akhir masa jabatan. Kunci keberhasilan pemerintahan desa terletak pada konsistensi membangun komunikasi yang sehat dengan seluruh lembaga desa dan warga masyarakat.
“Jaga baik-baik amanah dari masyarakat ini. Roda pemerintahan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan bersama. Seluruh mitra kerja harus diajak duduk bersama dan berkomunikasi untuk merumuskan kebijakan terbaik bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*/Ananto Wibowo/Ra Indrata)




