Sederet Inovasi lima Guru Besar UB Siap Hilirisasi ke Industri dan Masyarakat. (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
MALANG POST – Universitas Brawijaya resmi mengukuhkan lima profesor baru dalam prosesi rapat terbuka senat akademik di Gedung Samanta Krida UB Malang, Selasa (22/9/2026), untuk memperkuat kepakaran akademis lintas disiplin ilmu meliputi pertanian, teknologi material, psikologi, hingga studi media.
Universitas Brawijaya (UB) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi negeri unggulan di Indonesia. Kampus biru ini resmi mengukuhkan lima profesor baru secara bersamaan dalam prosesi akademik di Gedung Samanta Krida UB, Selasa (22/9/2026).
Kelima guru besar baru tersebut membawa gagasan dan kepakaran ilmiah di berbagai bidang, mulai dari ketahanan pangan dan teknologi material hingga kesehatan mental, rekayasa molekuler, serta studi media.
Berikut adalah profil singkat dan gagasan dari lima profesor baru UB:
1. Prof. Ir. Edi Dwi Cahyono, M.Agr.Sc., M.S., Ph.D.
Bidang Ilmu: Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan)
Gagasan: Model Penyuluhan E/D/C-RITA dan COAST Framework. Berdasarkan penelitian dan pengamatan lapangan selama 38 tahun, Prof. Edi memperkenalkan model penyuluhan era baru yang mengedepankan refleksivitas, dialog, dan kemandirian petani. Model ini mengubah peran penyuluh dari sekadar penyampai informasi menjadi katalisator dan mitra pencari solusi. Prinsip utamanya terangkum dalam adagium: “Jangan Dipaksa-Terpaksa-Terbiasa, Melainkan Diajak-Menimbang-Memandirikan.”
2. Prof. Dr. Ir. Putu Hadi Setyarini, S.T., M.T.
Bidang Ilmu: Pelapisan dan Karakterisasi Material (Fakultas Teknik)
Gagasan: Kerangka Kerja Integratif COAT360. Guna menjawab tantangan pengembangan teknologi material yang kerap mengandalkan metode coba-coba (trial-and-error), Prof. Putu merancang kerangka COAT360. Inovasi ini menghubungkan seluruh tahapan rekayasa pelapisan, ketahanan, hingga kinerja material fungsional secara sistematis berbasis enam rantai bukti. Kerangka ini sangat relevan untuk industri kemasan ramah lingkungan, biomaterial medis, hingga teknologi energi bersih.
3. Prof. Cleoputri Al Yusainy, S.Psi., M.Psi., Ph.D.
Bidang Ilmu: Psikologi Umum dan Eksperimen (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
Gagasan: Model Psikologi “Lebur Duka Labur Rasa”. Prof. Cleoputri mengkritik pendekatan psikologi arus utama yang dinilainya terlalu berfokus pada selebrasi ego dan kesenangan. Melalui model berbasis tradisi kontemplasi Timur ini, ia menawarkan pendekatan psikologi berbasis realitas kehidupan untuk mengikis ilusi kepemilikan dan ego (three marks of self) guna mengarahkan individu menuju mental yang bugar dan tenang.
4. Prof. Ir. Winarto, S.T., M.T., Ph.D.
Bidang Ilmu: Simulasi Dinamika Molekul (Fakultas Teknik)
Gagasan: Simulasi Molekuler untuk Pemisahan Air-Alkohol dan Penangkapan CO₂. Prof. Winarto memaparkan pemanfaatan simulasi dinamika molekuler (molecular dynamics/MD-TOOL) untuk mengamati perilaku molekul pada skala nano. Risetnya menunjukkan penggunaan tabung karbon nanometer (carbon nanotubes/CNTs) dan medan listrik mampu menghemat energi dalam pemisahan air-alkohol serta memperkuat proses penangkapan emisi karbon dioksida (CO₂).
5. Prof. Dr. Desi Dwi Prianti, S.Sos., M.Comn.
Bidang Ilmu: Media, Gender, dan Studi Budaya (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
Gagasan: Literasi Visual Dekolonial. Prof. Desi menyoroti cara masyarakat mengonsumsi pesan visual tanpa dibarengi kemampuan kritis, yang dinilainya sebagai bentuk “kolonisasi cara membaca dunia”. Ia menawarkan tiga langkah dekolonisasi pengetahuan: menyingkap sudut pandang atau kepentingan pengarang, melacak asal-usul historis standar visual, serta memproduksi tatanan visual tandingan yang inklusif.
Dengan bertambahnya lima guru besar ini, Universitas Brawijaya tercatat telah melahirkan total 460 profesor hingga saat ini. Penambahan SDM unggul ini diharapkan makin memperkuat kontribusi kepakaran akademis UB bagi kemajuan industri, masyarakat, dan bangsa. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




