MALANG POST – Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghadirkan Branch Manager Bank Syariah Nasional Chawari Ata Nasrulloh bersama tim untuk mengajar mata kuliah Public Relations di Prodi Perbankan Syariah di Kampus UIN Malang, Senin (21/9/2026), guna memperkuat pembelajaran berbasis praktik industri.
Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman industri melalui keterlibatan langsung para praktisi dalam proses perkuliahan. Langkah ini diwujudkan melalui kehadiran Branch Manager Bank Syariah Nasional (BSN), Chawari Ata Nasrulloh, bersama tim dalam pembelajaran mata kuliah Public Relations pada Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah (PBS).
Kehadiran praktisi industri dalam perkuliahan ini menjadi bagian dari upaya Prodi Perbankan Syariah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis di ruang kelas, melainkan juga mendapatkan gambaran nyata mengenai praktik komunikasi dan hubungan masyarakat (public relations) di dunia perbankan.
Dalam sesi pembelajaran tersebut, Chawari Ata Nasrulloh bersama tim membagikan pengalaman dan wawasan mengenai praktik public relations di lingkungan perbankan. Materi yang disampaikan mencakup strategi membangun komunikasi yang efektif, menjaga citra lembaga, menjalin hubungan dengan nasabah dan pemangku kepentingan (stakeholders), serta menghadapi tantangan komunikasi pada era digital.

MENGAJAR: Branch Manager BSN, Chawari Ata Nasrulloh, bersama Tim Mengajar Matkul public relations pada mahasiswa PBS UIN Malang. (Foto: Istimewa)
Interaksi langsung dengan praktisi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami penerapan konsep-konsep yang dipelajari dalam perkuliahan ke dalam situasi nyata. Mahasiswa juga dapat berdiskusi dan mengajukan pertanyaan berdasarkan berbagai fenomena yang dihadapi dalam dunia kerja.
Keterlibatan praktisi dinilai penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia profesional yang makin dinamis. Terlebih lagi, lulusan Perbankan Syariah tidak hanya dituntut memiliki kompetensi di bidang perbankan dan keuangan syariah, melainkan juga kemampuan berkomunikasi, membangun relasi, serta merepresentasikan institusi secara profesional.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri, FE UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus mendorong terciptanya pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kehadiran praktisi dalam proses pembelajaran juga menjadi salah satu bentuk nyata penguatan penyelarasan (link and match) antara kompetensi akademik mahasiswa dan kebutuhan industri.
Dengan makin intensifnya keterlibatan praktisi dalam perkuliahan, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia profesional sekaligus lebih siap menghadapi tantangan dan peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (Eka Nurcahyo)




