PENGABDIAN: Dr. Ir. Lies Kurniawati Wulandari, MT., Ketua Tim Abdimas Pascasarjana S-2 ITN Malang (tengah) saat saat berdiskusi dengan para guru di SMKN 1 Singosari. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Tim Abdimas Pascasarjana ITN Malang, menerapkan teknologi irigasi sprinkler otomatis dan menghibahkan pompa air di SMKN 1 Singosari, untuk tingkatkan efisiensi perawatan taman serta perkuat Program Adiwiyata sekolah.
Upaya menjaga keasrian taman sekolah kini tidak lagi memakan waktu dan menguras tenaga. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) lewat skema abdimas kompetitif menghadirkan teknologi tepat guna berupa sistem irigasi sprinkler otomatis untuk mengairi dua area taman di SMKN 1 Singosari, Kabupaten Malang.
Selain itu, Tim Abdimas juga menghibahkan satu unit pompa air guna mendukung keberlanjutan sistem irigasi tersebut. Program ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap Gerakan Go Green dan penguatan Program Adiwiyata melalui pengelolaan lingkungan sekolah yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan.
Langkah inovatif ini berangkat dari permasalahan nyata di lapangan. Selama ini, perawatan taman di SMKN 1 Singosari masih mengandalkan cara manual menggunakan selang. Metode konvensional tersebut tidak hanya menyita waktu, melainkan juga menyulitkan pengaturan volume air secara merata. Selain itu, terdapat satu titik tempat cuci tangan warga sekolah yang sempat mati total dan tidak berfungsi.

DOSEN: Dr. Ir. Lies Kurniawati Wulandari, MT., Ketua Tim Abdimas Pascasarjana S-2 ITN Malang, saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang. (Foto: Humas ITN Malang)
Melihat kondisi tersebut, tim pakar Pascasarjana S-2 ITN Malang turun tangan. Tim diketuai oleh Dr. Ir. Lies Kurniawati Wulandari, M.T., bersama anggota tim Ir. Maranatha Wijayaningtyas, S.T., M.MT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dan Ir. I Wayan Mundra, M.T., serta melibatkan sejumlah mahasiswa.
Menurut Ketua Tim Abdimas Lies Kurniawati Wulandari, penerapan teknologi ini murni berbasis pada kebutuhan spesifik mitra di lapangan serta riset efisiensi irigasi pancar. Instalasi pipa dan nozzle (nosel) dipasang secara presisi dengan menyesuaikan jarak, ketinggian, serta jenis tanaman.
Sistem ini terhubung langsung dengan pompa pendorong dan sakelar listrik. Begitu sakelar dinyalakan, air menyemprot merata ke seluruh sudut taman. Jika tanah dirasa sudah cukup basah, sistem tinggal dimatikan.
“Mitra kami memiliki dua taman di depan kantor pusat. Selama ini mereka menyiram manual memakai selang. Dengan sistem irigasi sprinkler ini, penggunaan air menjadi jauh lebih efisien. Kalau dulu air tidak bisa diatur keluar-masuknya, sekarang begitu dirasa cukup basah tinggal dimatikan. Selain itu, jalur air yang dulunya mati kini kembali berfungsi dan bisa dipakai untuk fasilitas cuci tangan warga sekolah,” jelas Lies, Rabu (5/8/2026).

ABDIMAS: Salah satu sprinkler otomatis dari Abdimas ITN Malang, sudah berfungsi dengan baik di SMKN 1 Singosari. (Foto: Istimewa)
Manfaat teknologi penyiraman otomatis ini langsung dirasakan oleh pihak sekolah. Penanggung Jawab Lingkungan sekaligus Ketua Tim Adiwiyata SMKN 1 Singosari, Suci, menyambut baik terobosan dari kampus teknologi ITN Malang tersebut.
“Sistem sprinkler ini sangat membantu efisiensi dan menjaga keasrian taman. Ke depan, dua taman di depan kantor pusat yang semula berupa paving akan diganti rumput sehingga menjadi lebih hijau dan segar. Dengan adanya irigasi sprinkler ini, jika nanti area tanaman makin luas, sekolah berencana menambah unit sprinkler lagi,” ungkap Lies menirukan apresiasi dari Suci.
Proses instalasi dan perakitan di lapangan berjalan lancar berkat kolaborasi erat. Tim Abdimas ITN Malang memimpin perakitan teknis, sementara guru serta staf SMKN 1 Singosari turut memfasilitasi kebutuhan alat bantu tukang, dokumentasi, hingga titik sambungan listrik.
Sebagai kampus berdampak yang terus mendorong hilirisasi riset demi kemanfaatan masyarakat luas, ITN Malang berharap kolaborasi Abdimas ini semakin mempererat sinergi antarlembaga pendidikan. Lies berharap keberhasilan proyek ini semakin menguatkan kepercayaan SMKN 1 Singosari terhadap kualitas pendidikan di ITN Malang, khususnya bagi para siswa jurusan teknik yang ingin melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. (*/M. Abd. Rachman Rozzi/Januar Triwahyudi)




