Gambar ilustrasi jadwal Piala Presiden 2026, dibuat menggunakan kecerdasan buatan.
MALANG POST – Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait, resmi mengumumkan peningkatan hadiah juara utama menjadi Rp6 miliar, sekaligus merilis jadwal lengkap turnamen pramusim Piala Presiden 2026, yang akan mempertemukan delapan klub dari empat negara di Bandung dan Surabaya mulai Sabtu, 25 Juli 2026 mendatang.
Turnamen pramusim menjelang Super League 2026/2027, dipastikan bakal jauh lebih membara. Daya tariknya bukan lagi sekadar urusan memanaskan mesin tim. Panitia penyelenggara baru saja menyuntikkan stimulus segar yang bikin air liur klub menetes: hadiah juara satu dinaikkan menjadi Rp6 miliar dari yang semula Rp5,5 miliar.
Kepastian itu dilempar langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait, di Bandung, Rabu (15/7/2026) kemarin.
“Hadiahnya kami naikin dari Rp5,5 miliar juara satu, jadi Rp6 miliar,” ujar pria yang akrab disapa Ara itu.
Tahun ini, sebanyak delapan tim terbaik akan saling sikut. Panitia menunjuk dua kota sebagai episentrum pertempuran: Bandung dan Surabaya.
Ada cerita menarik soal venue di Jawa Barat. Laga Grup A terpaksa digeser ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Pasalnya, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat ini sedang masuk bengkel perawatan akibat kerusakan rumput. Sementara untuk laga Grup B, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya sudah siap seratus persen.
Yang membuat Piala Presiden edisi kali ini terasa sangat spesial adalah hadirnya cita rasa internasional. PSSI mengundang dua tim elite Asia Tenggara untuk ikut bertarung di Bandung. Ada DPMM FC dari Brunei Darussalam dan Tampines Rovers asal Singapura. Belum lagi ditambah sang juara bertahan asal Thailand, Port FC, yang siap menjadi batu sandungan ngeri di Grup B.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai kehadiran para tamu ASEAN ini adalah berkah. Klub-klub lokal bisa mencicipi ujian kompetitif sebelum kompetisi resmi bergulir. Turnamen ini juga disebut Erick mendapat perhatian penuh dari Presiden RI Prabowo Subianto demi memperkuat ekosistem sepak bola nasional.
“Turnamen ini akan sangat menarik karena mempertemukan klub-klub besar Indonesia dengan klub-klub terbaik dari Asia Tenggara. Kita akan melihat apakah klub-klub Indonesia mampu menjaga prestasi dan bersaing menghadapi tim-tim kuat,” tegas Erick Thohir.
Berdasarkan pembagian grup, Grup A dihuni oleh DPMM FC, Tampines Rovers, Persib Bandung, dan Arema FC. Sedangkan Grup B diisi oleh PSMS Medan, Port FC, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta. Masing-masing grup akan menyajikan duel hidup mati.
Hebatnya lagi, laga pembuka turnamen langsung disuguhi partai berkelas. Sabtu, 25 Juli 2026 nanti, sang tuan rumah Persib Bandung akan langsung ditantang musuh bebuyutannya, Arema FC, di Stadion Si Jalak Harupat pukul 19.30 WIB.
Genderang perang sudah ditabuh. Hadiah jumbo Rp6 miliar sudah dipajang. Sekarang tinggal pembuktian di lapangan: sanggupkah Singo Edan melewati kepungan tim ASEAN dan membawa pulang trofi ke Malang? Kita tunggu saja. (Ra Indrata)




