TRIO: General manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, didampingi Andre Caldas (kiri, asisten pelatih) dan Siswantoro (kanan, pelatih fisik). (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Arema FC resmi dinyatakan lolos dalam proses Club Licensing (Lisensi Klub) tahun 2026, dengan status Granted with Sanction atau Lolos Bersyarat.
Hasil ini menjadi bukti komitmen manajemen Singo Edan, dalam menjaga standar profesionalisme klub untuk tetap berkompetisi di level tertinggi, baik nasional maupun Asia.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut positif hasil verifikasi tahunan tersebut. Menurutnya, pemenuhan lisensi adalah cermin nyata dari wajah profesionalisme klub kebanggaan Aremania ini, di tengah persaingan ketat industri sepak bola modern.
“Kami menerima hasil ini dengan rasa syukur. Lisensi ini adalah wajah profesionalisme Arema FC. Kami tidak hanya ingin mempertahankan status ini, tetapi terus meningkatkannya hingga menjadi kultur pengelolaan yang sehat di internal klub,” ungkap pria yang akrab disapa Inal tersebut, Kamis (14/5/2026).
Perbaiki Kualifikasi Asisten Pelatih
Meskipun dinyatakan lolos, Inal mengakui masih ada catatan administratif yang harus segera dibenahi. Catatan tersebut spesifik tertuju pada kualifikasi pelatih kiper dan pelatih fisik yang perlu disesuaikan dengan standar terbaru yang ditetapkan oleh federasi maupun konfederasi.
“Memang ada catatan terkait lisensi kepelatihan kiper dan pelatih fisik yang butuh penyesuaian kriteria. Harapannya, pada siklus club licensing berikutnya, poin ini sudah terpenuhi seratus persen sesuai regulasi terbaru,” imbuhnya.
Keberhasilan Arema FC mempertahankan status lisensi ini, didasarkan pada penilaian faktual terhadap lima aspek krusial. Meliputi aspek Sporting (pembinaan usia dini), Infrastructure (fasilitas stadion dan latihan), Personnel & Administrative (kualifikasi SDM), Legal (legalitas entitas), serta Financial (kesehatan keuangan klub).
Bagi manajemen, lisensi bukan sekadar rutinitas administratif tahunan untuk memenuhi syarat kompetisi. Lebih dari itu, pencapaian ini menjadi fondasi untuk membangun transformasi klub yang lebih modern dan transparan.
“Prinsipnya, hasil lisensi ini menjadi dasar kami melangkah. Dengan terpenuhinya aspek legal dan regulasi, Arema FC berkomitmen untuk terus bertransformasi demi menjaga kepatuhan terhadap aturan yang berlaku,” pungkas Inal. (Ra Indrata)




