TERIMA PENGHARGAAN: Kepala Desa Tulungrejo saat menerima penghargaan peringkat pertama Paritrana Award 2026 daro Menko PMK Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sukses menorehkan tinta emas di level nasional, dengan menyabet peringkat pertama penghargaan Paritrana Award 2026 kategori Pemerintah Desa.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, kepada Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, di Gedung Plaza BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Prestasi tertinggi ini diraih berkat konsistensi Pemerintah Desa Tulungrejo, dalam mewujudkan universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan. Terutama melalui terobosan pembiayaan iuran bagi pekerja informal dan kelompok rentan, yang bersumber dari anggaran desa.
Dalam ajang yang diinisiasi Kemenko PMK bersama BPJS Ketenagakerjaan tersebut, Desa Tulungrejo berhasil mengungguli Desa Panongan (Kabupaten Tangerang) yang berada di posisi kedua, dan Desa Tarumajaya (Kabupaten Bandung) di peringkat ketiga.
Inovasi Perlindungan Pekerja Informal
Keberhasilan Tulungrejo bukan tanpa alasan. Pemerintah desa dinilai sangat progresif dalam memperluas cakupan jaminan sosial. Tidak hanya menyasar perangkat dan staf desa, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan juga diwajibkan bagi profesi berisiko tinggi di akar rumput. Mulai dari petani, peternak, pekebun, hingga sopir.
“Ini prestasi yang sangat membanggakan dan menjadi bukti, bahwa pemerintah desa mampu hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat pekerja.”
“Tulungrejo menunjukkan kepedulian nyata terhadap risiko kecelakaan kerja dan kematian yang bisa menimpa siapa saja,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batu, MD Forkan, kepada Malang Post, Minggu (10/5/2026).
Forkan berharap capaian ini menjadi stimulus bagi desa dan kelurahan lain di Kota Batu, untuk mereplikasi skema serupa. Guna memutus mata rantai kemiskinan baru, akibat hilangnya pendapatan keluarga saat terjadi risiko kerja.
Terobosan Anggaran Desa untuk Iuran Warga
Salah satu poin krusial yang membawa Tulungrejo ke podium juara, adalah kebijakan strategis pemanfaatan APBDes untuk menyubsidi iuran pekerja rentan. Kebijakan ini dianggap sebagai instrumen perlindungan sosial paling efektif di tingkat desa, yang selaras dengan program prioritas nasional.
Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, mengaku haru dan bangga atas apresiasi dari pemerintah pusat. Baginya, penghargaan ini merupakan buah dari sinergi yang kuat antara pemdes, masyarakat, dan dukungan penuh Pemerintah Kota Batu.
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Tulungrejo. Ini bukan sekadar trofi, tapi pemicu semangat kami untuk terus meningkatkan pelayanan. Kami ingin seluruh warga, apa pun profesinya, merasa terlindungi saat bekerja,” tegas Suliono.
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Paritrana Award sendiri merupakan penghargaan tahunan, yang mengukur komitmen pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mendukung implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan. Desa Tulungrejo kini menjadi role model nasional dalam pengelolaan jaminan sosial tingkat desa.
Suliono memastikan, ke depan pihaknya akan terus mengevaluasi dan memperluas jangkauan perlindungan ini.
“Semoga capaian ini membuat kami semakin baik dalam melayani masyarakat dan terus menghadirkan program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi warga desa,” pungkasnya. (Ananto Wibowo/Ra Indrata)




