SERIUS TAPI SANTAI: Pemain-pemain Arema saat berlatih di Dreams Football Pitch (DFP), Pakis. Ada 24 pemain yang diboyong Marcos Santos ke Bandung. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Arema FC benar-benar diuji ketahanannya dalam lanjutan Super League 2025-2026 pekan ke-29 dan ke-30. Menghadapi dua laga krusial bertajuk Boxing Day, melawan Persib Bandung dan rival abadi Persebaya Surabaya, pelatih kepala Marcos Santos mengisyaratkan bakal melakukan rotasi besar-besaran.
Waktu pemulihan (recovery) yang sangat minim menjadi faktor utama pelatih asal Brasil tersebut untuk memutar otak demi menjaga kebugaran penggawa Singo Edan.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, Arema FC harus melakoni laga tandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), untuk menantang Persib pada Jumat (24/4/2026).
Tak berselang lama, Johan Ahmat Farizi dan kawan-kawan harus segera bertolak kembali ke Malang, guna menjamu Persebaya Surabaya dalam laga bertajuk Derby Jatim pada Selasa (28/4/2026). Praktis, Arema hanya memiliki jeda waktu efektif sekitar dua hari untuk melakukan persiapan.
Strategi Menghadapi Jadwal Neraka
Marcos Santos menyadari, kondisi fisik pemain adalah aset terpenting di penghujung musim yang ketat ini. Perjalanan udara dan darat dari Bandung menuju Malang, dipastikan bakal menguras tenaga para pemain.
“Kemungkinan besar akan ada perubahan dalam susunan pemain (rotasi). Jadwal pertandingan sangat padat dan beberapa pemain pasti akan merasakan kelelahan yang luar biasa jika terus dipaksakan tampil penuh dalam dua laga besar ini,” ungkap Marcos Santos, seperti dikutip dari Wearemania, Rabu (22/4/2026).
Situasi ini semakin pelik mengingat laga melawan Persebaya diharapkan tetap digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Namun, jika sewaktu-waktu ada perubahan lokasi pertandingan (pindah ke luar Malang), maka waktu istirahat pemain dipastikan bakal semakin terpangkas.
“Waktu pemulihan singkat dan perjalanan kita cukup jauh. Sebagai pelatih, saya harus mengantisipasi potensi cedera yang menghantui pemain di pengujung musim. Jadi, kemungkinan akan ada perubahan komposisi dibanding pertandingan terakhir saat kita melawan Persib nanti,” tandasnya.
Boyong 10 Pemain Asing ke Bandung
Menariknya, meski berencana melakukan rotasi, Marcos Santos tetap membawa kekuatan penuh saat bertolak ke Bandung. Sebanyak 24 pemain diboyong dalam rombongan yang berangkat dari Malang pada Rabu (22/4/2026) siang. Dari daftar tersebut, Marcos menyertakan 10 pemain asing sekaligus dalam skuatnya.
Keputusan ini tergolong unik. Pasalnya, sesuai regulasi Super League, setiap tim hanya diperbolehkan memasukkan sembilan pemain asing dalam Daftar Susunan Pemain (DSP). Dari sembilan nama tersebut, hanya tujuh pemain yang diizinkan merumput di lapangan dalam waktu bersamaan.
Arema FC memang memiliki 10 slot pemain asing musim ini, setelah Pablo Oliveira dipulangkan ke Brasil untuk menjalani operasi lutut. Dengan membawa seluruh pemain asing yang tersedia, Marcos tampaknya ingin memiliki banyak opsi untuk menyesuaikan strategi di lapangan hijau.
Kondisi Walisson Maia dan Samuel Balinsa
Di antara daftar pemain yang dibawa, sosok stopper senior Walisson Maia paling mencuri perhatian. Pemain berusia 34 tahun itu sejatinya masih berjuang memulihkan cedera betis yang membekapnya.
Dalam sesi latihan terakhir di Dreams Football Pitch (DFP), Pakis, Rabu pagi, Maia terlihat masih berlatih terpisah di tepi lapangan didampingi tim medis.
“Maia kami bawa untuk terus dipantau perkembangannya. Kami berharap dia bisa pulih lebih cepat,” kata tim medis Arema.
Sementara itu, satu nama yang dipastikan absen dalam laga kontra Maung Bandung adalah Samuel Balinsa. Gelandang energik ini harus menepi sejak persiapan melawan Persita Tangerang pada 10 April lalu akibat masalah cedera yang belum tuntas.
Rombongan Singo Edan dijadwalkan tiba di Bandung pada Rabu malam. Mereka masih menyisakan satu kesempatan untuk menjajal rumput Stadion GBLA dalam sesi Official Training (OT) pada Kamis (23/4/2026) sore.
Hasil dari latihan resmi tersebut akan menjadi penentu siapa saja tujuh pemain asing yang akan masuk dalam skema utama Marcos Santos untuk meredam agresivitas Persib Bandung, sebelum nantinya bersiap habis-habisan di laga Derby melawan Persebaya. (*/Ra Indrata)




