Connect with us

Hi, what are you looking for?

Dahlan Iskan

PPKM Tiga

“Mencla-mencle,” kata yang sinis.

“Fleksibel,” kata yang memuji.

Baca Juga ----------------------------

Ada lagi.

“Kaku,” kata yang sinis.

“Tegas,” kata yang bersimpati. Cukup dulu.

Terlalu banyak contoh: satu objek bisa digoreng ke arah mana pun –sampai ada yang melucu, itulah yang membuat harga minyak goreng meroket belakangan ini.

Baca Juga ----------------------------

Beda dengan PPKM level 3 akhir tahun ini. Yang sudah dibatalkan itu. Lalu disempurnakan lagi itu. Tidak ada yang menilai itu sebagai mencla-mencle.

Hampir semua mendukung: bagus, sudah tepat, terima kasih. Kita rupanya memang harus biasa membedakan mana janji dan mana program. Janji harus ditepati.

Program bisa berubah mendadak. Biasa membedakan mana janji dan mana program bisa sedikit mengurangi kebisingan politik. Tidak semua yang
tidak jadi dilaksanakan dikecam sebagai ingkar janji.

Mengapa tidak ada penilaian menclamencle di PPKM3 akhir tahun?

Baca Juga ----------------------------

Sebuah program tentu didasarkan padaasumsi. Asumsi bersandar pada data
atau hipotesis.

Data menunjukkan: setiap liburan serentak, menyebabkan naiknya kasus Covid-19.

Data juga menunjukkan munculnya varian baru: Omicron.

Dua-duanya menyatu di akhir tahun ini. Maka wajar kalau diprogramkan PPKM3
di liburan akhir tahun.

Tapi tiga minggu setelah lahirnya Omicron ternyata dunia baik-baik saja.

Memang, di Afrika Selatan –awal ditemukannya Omicron– terjadi kenaikan kasus secara drastis. Dari awal bulan lalu 2.000 sehari, menjadi 4000, 8000, 12.000, turun sedikit, dan menjadi 18.000 dua hari lalu. Tapi jumlah kematian akibat Omicron tetap kecil. Itulah sebabnya saya suka dengan logika yang dikemukakan peneliti virus Protokol Rakyat: sepanjang namanya masih Covid-19, varian apa pun, tingkat kematiannya tetap sekitar 2 persen. Itu sudah terbukti. Lalu menjadi data baru.

Di Indonesia, Anda sudah tahu, ada juga berita kedatangan Omicron di sini. Tapi tidak sampai membuat heboh. Maka diputuskanlah: PPKM level 3 dibatalkan. Lalu disusul keputusan baru: disesuaikan dengan kondisi es-es –’’sesaat setempat’’.

Semua lega.

Tiba-tiba saja perpecahan di NU berakhir. Yang awalnya gegeran menjadi ger-ger-an.

Pertengkaran pun berakhir: Muktamar ke 34 tetap seperti rencana semula: 23 sampai 25 Desember 2021.

Tetap pula di Lampung. Kubu yang ngotot minta dimajukan ke 17 Desember seperti kertas kena cendol. Kubu yang minta dimundurkan ibarat benang kena dawet.

Selamat bermuktamar tanpa kena PPKM.

Inul Daratista juga tidak jadi sewot. Dia sudah telanjur kirim WA panjang ke saya: curhat mengenai nasib 100 lebih karaoke keluarga miliknya. Yang baru sebulan lalu boleh dibuka. Dengan protokol kesehatan karaoke yang khas Inul: begitu masuk
tidak boleh keluar masuk.

Inul punya lebih 2.000 karyawan. Semua harus hidup. Baru saja mereka terasa bisa bernapas lagi. Setelah lebih satu tahun kehilangan pekerjaan. Saya menjadi sering bertemu Inul. Terutama setelah tahu bahwa resto Korean food, Yongdaeri, itu ternyata miliknyi. Yang di dekat rumah saya di SCBD Jakarta itu. Masih empat lokasi
lagi Korean food yang dimilikinyi. Super Air Jet juga akan terus take off. Di tengah kesulitan Garuda dan Air Asia, Lion Group justru meluncurkan perusahaan penerbangan baru: Super Air Jet.

Dalam sekejap sudah punya delapan rute. Dan akan bertambah terus: sampai 40 rute. Pangsa pasarnya: anak muda millennial–meski teman saya yang mulai
tua juga mencobanya.

Rupanya pangsa pasar Citilink dan Air Asia akan direbutnya. Lihatlah seragam dan penampilan pramugarinya: sangat masa kini.

Bali sudah pasti horeee. Apalagi, sampai sekarang ini belum juga ada penerbangan asing yang membawa turis ke Bali. Padahal sudah dua bulan dibuka untuk mereka.

Sampai-sampai ada usul unik untuk Bali: bubble management. Khususnya untuk turis yang terkoordinasi dalam satu grup. Grup turis itu akan ditangani seolah-olah
dimasukkan dalam satu balon raksasa.

Mereka tetap berada di dalam balon itu selama di Bali. Balon itu bisa ke manamana.

Tidak terinteraksi dengan orang di luar balon. Tentu itu bukan balon sungguhan.

Artinya: mereka terus bersama satu grup selama di Bali. Di satu hotel, di satu restoran, di satu bagian pantai, di satu bar. Itu memerlukan kecanggihan manajemen. Tapi bukan hil yang mustahal. Paket turis ‘’bubble management’’ akan bisa menghidupkan Bali.

Lantas di mana letak kebijakan akhir tahun ‘’sesaat setempatnya’’?

Itu lebih diserahkan kepada masingmasing daerah. Terutama daerah yang punya tujuan wisata. Bisa jadi arus kendaraan ke Puncak akan dikendalikan. Demikian juga kendaraan ke Bandung. Atau ke Batu dan Malang. Ke Tretes dan Pacet di gunung
Penanggungan. Juga di tempat sejenis di Jateng. Kelihatannya aturan mobil ganjil-genap akan diperlakukan ke kawasan-kawasan wisata itu. Kalau tidak memang bisa
dibayangkan: betapa macetnya. Sudah dua tahun nafsu itu tertahan.

Bisa tiba-tiba meledak. Tiga hari di Jakarta ini saya merasakan betapa kemacetan sudah mulai normal. Dari Rojo Duren di Kelapa Gading ke SCBD di Jaksel sudah kembali ke hampir dua jam.

Saya pun, menghadapi akhir tahun, mengecek kondisi tubuh: antibodi 520. Level vitamin D, 71. Kolesterol normal. Tekanan darah normal. Fungsi hati sangat baik. Hanya D-Dimer tetap saja: 2060.(*)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.
id
. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk
ditampilkan di Disway

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post – Kemendikbud Ristek Dikti mengirimkan sejumlah peralatan digital, terdiri satu set V-Con lengkap dan 35 unit laptop Chromebook kepada STIKOSA-AWS (Sekolah Tinggi...

Dahlan Iskan

SAYA terlambat tahu: Ny Ciputra ternyata sudah meninggal dunia. Berarti, hanya tiga tahun setelah sang suami mendahuluinya. Ada satu pelajaran penting bagi gadis-gadis masa...

Malang Raya

Malang Post – Usai memberikan penguatan pada apel pagi bersama para warga binaan pekerja luar SAE Ngajum, Kalapas didampingi Ka.KPLP Lapas Kelas I Malang...

News

Malang Post – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap segala bentuk penipuan dengan modus rekrutmen KAI Pasalnya, akhir-akhir ini...

Malang Raya

Malang post – Senin (17/1), vaksinasi anak sukses digelar di SDN Tasikmadu 2, Jalan Atletik, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Babinsa Tasikmadu, Serka...

Malang Raya

Malang Post – Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono memberikan penghargaan kepada 57 Anggota Polri dan 1 PHL Polres Malang yang berprestasi dalam Ungkap Kasus...

Wisata

Malang Post –  Menyambut Tahun Baru Imlek 2022, Atria Hotel Malang menyajikan hidangan khusus untuk menyambut momen penuh keberuntungan tersebut. Para tamu dan penghobi...

Malang Raya

Malang Post –  Upaya melacak pemicu kebakaran di Pasar Bululawang, Polsek Bululawang Polres Malang, berencana mendatangkan tim labfor Polda Jatim, Selasa (18/1/2022) siang. “Besok...