MALANG POST – Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan akademik 40 mahasiswa dan jimpinan Institut Kariman Wirayuda (IKW) Sumenep guna memperkuat kapasitas kelembagaan, tata kelola organisasi, serta implementasi kurikulum berbasis OBE.
Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan akademik dari Institut Kariman Wirayuda (IKW) Sumenep dalam rangka penguatan kapasitas kelembagaan. Kegiatan ini berfokus pada studi pembelajaran terkait pengembangan lembaga, tata kelola organisasi, serta implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Rombongan IKW Sumenep yang hadir terdiri dari sekitar 40 mahasiswa dengan didampingi lima dosen, termasuk Dekan Fakultas Ekonomi IKW beserta jajaran pimpinan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas akademik dan manajerial mahasiswa melalui pembelajaran langsung di institusi mitra.
Dalam kesempatan tersebut, pihak IKW menyampaikan bahwa saat ini institusinya memiliki satu program studi (prodi), yaitu Manajemen Bisnis Syariah. Prodi tersebut kini masih dalam proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku hingga akhir tahun 2027.

KUNJUNGI: Rombongan mahasiswa dan dosen serta Dekan FE IKW Sumenep melakukan kunjungan akademik ke FE UIN Maliki Malang, Senin (3/8/2026). (Foto: Istimewa)
Menariknya, Dekan FE IKW Sumenep yang akrab disapa Mas Muni diketahui merupakan alumni Program Studi Manajemen FE UIN Malang angkatan 2010. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri dalam mempererat hubungan kelembagaan antara kedua institusi.
Sementara itu, Dekan FE UIN Malang, Dr. H. Misbahul Munir, Lc., M.E.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan momentum yang tepat bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai proses pengelolaan institusi pendidikan, khususnya dalam hal persiapan akreditasi.
“Biasanya di kampus swasta, proses persiapan akreditasi sering kali dilakukan secara mendadak dan kurang maksimal. Namun, kunjungan ini menjadi kesempatan yang sangat tepat bagi mahasiswa untuk belajar secara lebih mendalam karena akan dijelaskan secara rinci dan sistematis,” ujarnya.
Kegiatan akademik ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi mahasiswa dalam memahami dinamika pengelolaan lembaga pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat kompetensi mereka di bidang manajemen dan tata kelola organisasi berbasis standar mutu pendidikan nasional. (*/Eka Nurcahyo)




