Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Pegang Kabel Wifi, Tewas Kesetrum

TKP di Dusun Krantil RT 07/RW 03 Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. (istimewa)`

Malang Post — Musibah menimpa Andriani Rosidah (33) seorang perempuan warga Dusun Krantil RT 07/RW 03 Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Ia tewas karena diduga tersengat listrik, Senin (1/11/2021) sore. 

Korban tewas dengan kondisi tangan, ketiak dan punggung terbakar. Menurut keterangan dari saksi, korban tersengat saat berniat membereskan kabel wifi yang putus depan rumah. Namun tanpa disangka, kabel wifi yang putus tersebut, menempel di tiang listrik yang ada di atas atap rumah korban. Akibatnya korban tersengat. 

Baca Juga ----------------------------

“Sore tadi, kami terima laporan tentang kejadian seorang perempuan meninggal dunia diduga tersengat Listrik,” terang Kapolsek Kromengan AKP Hari Eko Utomo, Senin malam.

Menurut keterangan saksi, awalnya korban akan menggulung kabel wifi yang putus dan menjuntai di teras rumahnya. Namun tanpa disangka, kabel wifi yang putus tersebut menempel di tiang listrik atap rumahnya. 

“Awalnya korban melihat kabel jaringan wifi yang putus dan ternyata kabel wifi tersebut teraliri aliran listrik bertegangan sehingga korban tersengat aliran listrik dan akhirnya meninggal dunia,” jelas AKP Hari.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar mencoba menolong korban. Akan tetapi, karena tersengat cukup lama, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. “Korban meninggal saat dalam perjalanan menuju ke Puskesmas,” tambah Hari. 

Sesaat kemudian, saksi yang merupakan warga sekitar langsung melaporkan kejadian ini ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kromengan.

Mendapati laporan, anggota Polsek Kromengan langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Selain itu, polisi juga meminta PLN memutus arus listrik sementara.

“Kami bersama anggota segera meluncur ke TKP, untuk mengamankan dan melakukan olah TKP,” jelas Hari Eko. 

AKP Hari juga menghubungi tim Inafis Satreskrim Polres Malang guna melakukan olah TKP lebih lanjut. Datang pula tenaga medis puskesmas Kromengan untuk memeriksa kondisi tubuh korban.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai takdir dan juga menyatakan menolak untuk dilakukan otopsi. Setelah diserahkan, jenazah korban langsung dimakamkan pihak keluarga,” tutupnya. (yan) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Wisata

Malang Post — Pariwisata kota Malang dan sekitarnya mulai mengeliat kembali pasca kelonggaran PPKM oleh pemerintah. Akhir tahun 2021 Atria Hotel Malang melaunching promo Food...

News

Malang Post – Musibah menimpa warga Pakis selepas takjiah dan melaju kencang untuk berangkat kerja, Kamis (2/12/2021) pagi di Jalan Raya Ampeldento, Kecamatan Pakis,...

Pendidikan

Malang Post — Ikatan  Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI) Persatuan Guru Republik Indonesia menggelar tasyakuran dalam memperingati Hari Guru ke-76. Melalui zoom meeting dengan Bupati Malang...

Pendidikan

Malang Post — Tingkat potensi bencana yang dimiliki Indonesia cukup tinggi. Melihat hal itu, Laboratorium Psikologi Terapan (LPT) Psikososial Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melangsungkan pelatihan...

News

Malang Post — Warga Kota Malang dihebohkan dengan viralnya postingan curhat di media sosial (Facebook) yang menimpa seorang lelaki. Ia mengaku telah mengalami kebutaan pasca...

headline

Malang Post — Bantuan ke Joko Santoso (38) warga Jl Burung Gereja No. 1A, RT 02 RW 02, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mulai...

Malang Raya

Malang Post – Puluhan warga lanjut usia (lansia) Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang menjalani vaksinasi. Babinsa Pandanwangi, Pelda Slamet Wahyudi mengabarkan, perangkat kelurahan...

headline

Malang Post — Besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2022 di Jawa Timur sudah didok oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (30/11/2021) kemarin. Penetapan UMK...