Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Lansia Kepanjen Meninggal saat Isoman, 3 Hari 4 Orang Mati Mendadak di Malang

Evakuasi korban saat kondisi kritis dekat Splendid Kayutangan Kota Malang.

Malang Post – Kejadian orang meninggal mendadak beruntun hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Sebagian dinyatakan meninggal akibat serangan jantung. Satu warga lain, sedang isoman (isolasi mandiri) meninggal di depan rumah di Kepanjen. Saat menunggu ambulan.

Di Kota Malang, warga bukan atau tidak dipastikan positif, meninggal mendadak, Sabtu (10/7/2021) sore. Pukul 16.30, warga terjatuh depan Toko Sari Kimia Raya di area pertokoan Kayutangan Jl Jendral Basuki Rahmad Kelurahan Kauman Kecamatan Klojen.

Baca Juga ----------------------------

Ade Wawan Suparto (53) warga Jl Mawar RT 05/RW 14 Kelurahan/Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Saat perjalanan ke rumah sakit, ia meninggal dunia. Ade, sebelumnya sempat muntah-muntah sebelum ambruk. Ia juga mengalami kejang-kejang.

Sabtu, siang Aditya Imam Efendi (29) warga ber-KTP Desa Getas RT 05 RW 07 Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal Jawa Tengah meninggal mendadak di kamar kosnya. Warga ini menghuni kosan di Jl Dewandaru 99 Kelurahan Kendalsari Kecamatan Lowokwaru.

Ia menempati ruang kamar lantai atas. Aditya di Malang bermaksud mengikuti tes seleksi CPNS. Ia sempat minta seorang rekannya menggosokkan minyak angin, hingga kemudian ambruk. Pihak kepolisian menduga korban mengalami serangan jantung.

Minggu (11/7/2021) sekitar pukul 10.00, Djuhari (79) tergeletak di toilet kamar, daerah Jl Kedawung Gang 9, tepatnya di RT 02/RW 06 Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Ia ditemukan seorang penghuni lain yang penasaran. Karena korban tidak menyalakan air kran kamar mandi. Saat pintu dibuka, ia ditemukan tergeletak dekat kamar mandi. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Polisi menduga korban meninggal karena jatuh terpeleset.

Beda dengan Kota Malang. Di Kabupaten Malang, warga yang sedang isoman, meninggal dunia. Jumat (9/7/2021) sore, geger sekitar Mangunrejo Kepanjen. Jelang petang, seorang warga yang sedang isolasi mandiri kesulitan bernafas. Ia lalu ambruk di depan rumahnya. Informasi didapat, warga baru menjalani isoman dua hari.

Beda dengan tiga warga Kota Malang sebelumnya, warga berusia lansia ini memiliki komorbit darah tinggi dan sesak nafas. Kerabat sempat kuatir saat berusaha membantu korban yang tergeletak karena tidak memiliki seragam APD. (yan) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Gotong royong warga membenahi jalan longsor di Sumbermanjing Wetan, Kamis (5/8/2021) siang sampai sore. Longsor tidak menimbulkan korban jiwa ataupun kerugian materiil. ...

headline

Malang Post – Koarmada II TNI Angkatan Laut (AL) menggandeng Pemkot Malang menggelar Serbuan Vaksinasi. Bertempat di Stadion Gajayana. Mulai 7 – 8 Agustus 2021....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang masih punya tanggungan soal aset. Dari ribuan aset yang dimiliki, hanya ratusan yang sudah bersertifikat. Data yang dihimpun reporter City...

headline

Malang Post – Perumahan tanpa nama ada di Dusun Sawahan, Desa Giripurno, Bumiaji, Kota Batu. Satpol PP pun menyegel lantaran tak punya izin. Kamis (5/8/2021)...

Malang Raya

Malang Post – PPKM berlevel berdampak pada sektor ekonomi. Khususnya bagi pengusaha maupun wirausaha. Namun, situasi ini tidak begitu mempengaruhi penjualan jamur milik Ismail, warga...

Pendidikan

Malang Post – Kemendikbud-RI bersama Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendekatkan dunia pendidikan dan industri. Menggelar program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) bidang pertanian dan peternakan....

Malang Raya

Malang Post – Partai Demokrat (PD) Malang Raya (Kabupaten/Kota Malang-Batu) menggerakkan kadernya untuk menekan penyebaran virus corona. Ini patut diapresiasi. Lantaran membantu Pemerintah dalam upaya...

News

Malang Post – Korban Agung diketahui ber-KTP warga Dusun Kasin RT 12/RW 03, Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Kamis (5/8/2021) sore ditemukan tewas di...