Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Dede Yusuf Puji Prokes UTBK di UB


Ameg- Universitas Brawijaya (UB), Malang, dapat menjadi kampus percontohan yang baik pada sistem penerimaan mahasiswa baru di tengah pandemi virus korona (Covid-19). Calon mahasiswa yang mengikuti tes masuk tidak harus melakukan tes swab.

Mereka hanya perlu melakukan tes suhu dan menjaga jarak sesuai protokol kesehatan (prokes). Sebab, swab antigen dinilai masih berbiaya mahal bagi sebagian keluarga calon mahasiswa.

Baca Juga ----------------------------

Menurut Dede, sistem seperti ini sangat baik. Semua kampus bisa mencontoh UB dalam menerapkan prokes. Apabila masker yang dikenakan siswa tidak standar, akan diganti kampus dengan yang standar.

“Tadi Wali Kota Malang mengatakan, mereka datang ke sini rata-rata sudah berhari-hari. Ke pasar dan mal saja tidak perlu swab antigen. Masa ini ujian yang menyangkut masa depan dia harus di-swab. Uang Rp 250 ribu sebagai biaya swab cukup besar buat para siswa,” papar politisi Partai Demokrat ini.

Dede mengaku pernah menegur pihak kementerian yang mengharuskan rapid test berbiaya mahal bagi calon mahasiswa. Akhirnya kementerian mengeluarkan edaran yang memboleh swab dengan GeNose yang lebih murah. 

“Kalau sampai si calon mahasiswa terindikasi positif, kasihan. Ini, kan, menyangkut masa depan mereka. Apa yang dilakukan Wali Kota Malang dan UB bisa dijaikan contoh buat  yang lain (perguruan tinggi lain-red). Kita berhati-hati saja dalam prokes, bukan (biaya) rapid-nya,” terangnya.

Sementara itu sebelumnya Wali Kota Malang Sutiaji memberi penjelasan alasan ditiadakannya pemeriksaan swab, salah satunya adalah memudahkan calon mahasiswa dari berbagai daerah yang sudah tinggal berhari-hari di Malang untuk ikut UTBK (ujian tulis berbasis komputer). 
“Jika di-swab dengan biaya mahal lalu terdeteksi positif Covid-19, pasti para siswa kehilangan momen berharganya,” ujarnya.

Jadi, pemerintah setempat dan otoritas kampus hanya mengukur suhu, agar semua bisa mengikuti ujian. Jika bersuhu tinggi atau terdeksi Covid-19, cukup ditempatkan di ruang khusus dan mendapat pengawalan saat pulang. (ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post — Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dosen Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya memberikan Pelatihan HACCP untuk Ahli Gizi Rumah Sakit dan Katering....

Pendidikan

Malang Post — Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali dipercaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk menjadi tuan rumah Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional...

Pendidikan

Malang Post– Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar Wisuda Sarjana dan pasca sarjana semester genap tahun akademik 2020/2021. Dilakukan daring dengan peserta 833 mahasiswa, Sabtu (23/10/2021)...

Pendidikan

Malang Post – Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang (RSU UMM) resmi memiliki layanan Tuberkolosis Resistan Obat (TBC RO). Memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat yang memiliki...

Pendidikan

Malang Post- Budidaya buah melon secara hidroponik dengan sistem irigasi tetes, memiliki keunggulan dalam efesiensi pemakaian air dan pemeliharaan tanaman. Oleh sebab itu Universitas...

Pendidikan

Malang Post – Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Paud Dikmas) Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, membuat program berbasis pendidikan vokasi Malang Makmur, bagi masyarakat...

Pendidikan

Malang Post – Bupati Malang HM Sanusi berjanji akan menaikan insentif  bagi guru Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) menjadi dua juta rupiah. Direalisasikan tahun...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...