Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Perketat Kriteria PPKM Mikro

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI. (Foto: Kementerian Kesehatan)

Jakarta – Pemerintah akan melakukan pengetatan kriteria PPKM Mikro. Hal ini dilakukan untuk menjaga tingkat pengendalian kasus Covid-19. Selain itu, PPKM Mikro tahap 4 yang berlangsung dari 23 Maret hingga 5 April, terdapat penambahan lima provinsi. Yaitu Kalimantan Selatan Kalimantan Tengah Sulawesi Utara NTT dan NTB. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hertanto saat Konferensi Pers di Jakarta, Jumat (26/3).

‘’Arahan Presiden, PPKM mikro ini akan terus ditambahkan kewilayahannya jadi sesudah nanti tanggal 5 April, kita akan menambahkan lima provinsi lagi berdasarkan data-data yang ada,’’ ujar Airlangga.

Baca Juga ----------------------------

Sebelumnya, Menko Airlangga menyampaikan laporan menggembirakan terkait laju angka penularan kasus di Indonesia. Dilaporkan kumulatif kasus positif di Indonesia 1.482.559 orang dengan positivity rate 11,49 persen. Kasus aktif nasional adalah 8,45 persen lebih baik dari kasus aktif dunia sebesar 17,06 persen , fatality rate 2,7 dunia 2,2 dan recovery rate juga kita lebih baik dari global kita 88,8 persen dan dunia 80,74 persen.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah juga mengejar cakupan vaksinasi lansia. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin meminta semua kepada daerah dan tenaga kesehatan, untuk mengoptimalkan vaksinasi bagi lansia. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir angka kesakitan dan kematian Covid-19. Khususnya pada kelompok lansia, sebagai kelompok rentan.

‘’Kalau kita bisa segera melakukan vaksinasi untuk yang di atas 60 tahun, akan sangat kecil tekanan ke RS dan tenaga kesehatan kita,’’ ungkap Menkes

Dilaporkan juga per Jumat (26/3) ini, cakupan vaksinasi akan menembus angka 10 Juta, dengan laju penyuntikan mendekati 500.000 penyuntikan per hari. Diharapkan laju penyuntikan vaksinasi berjalan stabil sesuai dengan ketersediaan vaksin saat ini. Sedangkan terkait kadaluarsa vaksin AstraZeneca, akan sampai pada Mei untuk yang 1,1 juta dosis. Itu sebabnya vaksinasi dengan produk AstraZeneca terkonsentrasi supaya cepat terlaksana.

‘’Lihat track record-nya, siapa yang paling cepat itu Bali, Jawa Timur dan juga TNI Polri. Jadi TNI Polri kita kasih itu (vaksin) 200 ribu, untuk bisa cepat diselesaikan,’’ katanya.

Saat ini, targetnya diupayakan dalam minggu ini, bisa 500 ribu per hari. Jadi 1 juta bisa selesai dengan cepat. Terkait target-target vaksinasi 1 juta per hari, masih ada kendala dari ketersedian vaksin. Budi menjelaskan, suplai  vaksin butuh 365 juta suntik, untuk 181,5 juta orang, kalau dirata-rata penyuntikan satu juta sehari.

Namun ada keterbatasan di jumlah vaksinnya, misal, jumlah vaksin di Januari-Februari hanya ada 3 juta dosis, maka vaksin tidak akan dihabiskan dalam 1 hari 1 juta vaksin. Itu sebabnya, secara perlahan pace (kecepatan) vaksinasi disesuaikan dengan ketersediaan vaksin. Dari bulan Januari sampai maret perlahan dinaikkan target vaksinasi ke 100 ribu per hari agar pas 3 juta dosis selesai dalam 6 minggu. Untuk Maret dan April ada 15 juta per bulan. Jadi kalau dibagi tiga 30 hari 500 ribu per hari. (*rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang terus berupaya agar produk lokal go Internasional. Hal ini dilakukan untuk menggenjot penjualan produk lokal. Bupati Malang Drs HM...

Kriminal

Malang Post – Pelaku curanmor terus beraksi mencari sasaran di Kota Malang. Kali ini Jumat  (17/9/2021)  pelaku beraksi di depan warung Soto Cak Son Jl ...

headline

Malang Post – Satuan Reskrim Polresta Malang Kota, Senin (20/9/2021) siang, merilis hasil penyelidikan persoalan fetis mukena yang sempat viral beberapa saat lalu.  Didatangkan...

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...