Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Wujudkan Perpustakaan Senilai Rp 2,7 M

SEGERA BERUBAH: Gedung ini bakal menjadi gedung perpustakaan baru Kota Batu. (Foto: Ananto/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Batu – Gedung perpustakaan daerah yang representatif belum ada di Kota Batu. Ini diakui pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip).

Tapi dalam waktu dekat bisa terwujud. Upaya mewujudkan diawali dengan penganggaran sesuai kebutuhan. Tak main-main, nilainya Rp 2,7 miliar. Rencananya digunakan untuk renovasi gedung. 

Baca Juga ----------------------------

Disperpusip sudah membidik gedung yang bakal dirombak total. Aset milik Pemkot Batu. Terletak di Jl Kartini. Bekas kantor Dinas Cipta Karya Kota Batu. Saat ini, gedung itu tak difungsikan.

Maka alangkah baiknya jika difungsikan. Agar bermanfaat bagi masyarakat. Karena tidak pantas, kota destinasi wisata internasional, tapi tak memiliki gedung perpustakaan dan arsip.

Sebenarnya perpustakaan daerah Kota Batu saat ini sudah ada. Berada di Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Tapi, jauh dari kata representatif. Karena tempatnya yang mungil. Sehingga koleksi buku dipastikan masih sedikit. 

Kabid Perpustakaan Disperpusip Kota Batu, Retno Purbawati membenarkan rencana tersebut. Saat ini pihaknya mulai berkoordinasi. Menyiapkan segala kebutuhan administrasi pelimpahan aset dari dinas pengampu sebelum ke Disperpusip. 

“Untuk dokumen administrasi, sudah kami persiapkan. Masih dalam tahap akan diajukan untuk pelimpahan aset gedung. Dari pengampu sebelumnya, kepada kami,” ujarnya kepada DI’s Way Malang Post, kemarin. 

Retno juga membenarkan sudah menganggarkan Rp 2,7 miliar. Ini dipersiapkan untuk rehabilitasi gedung tersebut. Gedung yang dilirik itu, bakal menjadi perpustakaan dua lantai. 

Gedung dua lantai itu, berdasarkan perkiraannya, mampu menampung buku sebanyak 105 ribu jilid. Daya tampung pengunjung/pemustaka sebanyak 100 orang. 

“Kalau dari pengamatan saya, luas gedung itu tak sampai 1000 meter persegi. Namun, gedung dua lantai, bisa menampung 100 pengunjung. Untuk fasilitas penunjang, juga akan kami persiapkan. Bahkan aktifitas budaya juga akan ada di gedung ini,” bebernya. 

Kata dia, proses rehabilitasi gedung digarap mulai tahun ini. Bahkan segala tahap perencanaan telah diselesaikan konsultan. Sehingga, tinggal memasukkan paket pekerjaan itu ke Bagian Layanan Pengadaan untuk dilakukan lelang. 

“Ketika telah ada pemenang lelang, proses pengerjaan rehabilitasi sudah bisa jalan. Semua ada mekanismenya. Kalau tidak, nanti anggaran yang telah disediakan bisa dikembalikan ke kasda (kas daerah),” tutupnya. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang-Post – Edukasi pra nikah penting dilakukan. Mengingat pernikahan bukan sekedar menyatukan dua individu yang berbeda. Tapi menyatukan dua keluarga besar yang penuh dinamika...

Malang Raya

Malang-Post – Seorang warga Kelurahan Songgokerto bernama Nanang ditemukan tewas saat mencari rumput di Kelurahan Sisir, Kota Batu. Diketahui, Nanang sering mencari rumput di...

Malang Raya

Malang-Post – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, aparat gabungan menggencarkan operasi yustisi penegakan disiplin prokes. Digelar dalam rangka PPKM Mikro di wilayah...

Malang Raya

Malang-Post – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Malang terus dilakukan. Selasa (15/6/2021) pagi, giliran warga RW 11 Kelurahan Cemorokandang yang divaksin.  Vaksinasi diikuti 150...

Opini

Indonesia adalah negara yang kaya. Kaya sumber daya alam dan kaya akan budaya. Membahas tentang kebudayaan Indonesia tentu bukan lah sutau hal yang asing...

Dahlan Iskan

Ini taruhan baru: apakah RUU Pajak akan ditarik oleh pemerintah atau diminta terus dibahas di DPR. Tokoh DPR dari Golkar jelas minta agar RUU...

Arema

Malang Post – Manajemen tim Arema FC, mendadak merilis dua unggahan pada akun resmi instagram mereka @aremafcofficial. Bergambarkan Diego Michiels dan bertuliskan; Welcome to Arema FC dan Selamat...