Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Pemukul Anggota PSC 119 Ngaku Khilaf

MNH dan DBO keluarga suspek covid yang memukul petugas PSC 119.( Foto: Istimewa)

MNH dan DBO keluarga suspek covid mengaku khilaf.( Foto: Istimewa)

Malang – Kasus pemukulan anggota PSC 119 Kota Malang berujung hukum. Polresta Malang, Jumat sore (29/1) telah mengamankan MNH (21) dan DBO (24). Mereka menjadi tersangka pemukulan terhadap korban A. 

Baca Juga ----------------------------

MNH, anaknya almarhum. Ia mengaku memukul karena emosi. Pasalnya, jenazah yang dibawa petugas, bukan bapaknya. Tapi jenazah orang lain. “Waktu dibawa, saya lihat nama di peti itu bukan nama bapak saya. Saya coba bilang ke keluarga. Kalau ini bukan nama bapak saya. Dari situ timbul kekacauan lagi antara keluarga dengan petugas,” ucapnya.

Di peti tertulis nama Sugianto. Seharusnya Wakhid, nama almarhum bapaknya. Melihat itu, DBO mencari penanggung jawab dan koordinator pemakaman. 

“Emosi kami terpancing. Saudara saya menabrak seorang petugas. Tidak lama saya, karena emosi. Saya khilaf, memukul salah satu petugas. Tapi yang pertama kali ditabrak saudara saya. Terus dipegang orang-orang. Kemudian saya, jadi spontan mukul,” terangnya.

MNH menyatakan jika dirinya sudah terlalu sabar menunggu bapaknya untuk dimakamkan. Beberapa kali tidak dapat kepastian jawaban. Kapan jenazahnya dimakamkan. “Saya sampai mau jemput sendiri pakai mobil,” ucapnya.

Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata menegaskan. Pihaknya menegakkan hukum sesuai aturan.

“Kami belum menerima. Kami lakukan penegakan hukum berkeadilan dan berkemanusian. Kita ambil juga dengan cara yang baik, sopan. Mereka juga menerima dengan baik. Menyadari kesalahannya,” ucapnya.

Tersangka dijerat Pasal 170 KUHP kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang atau barang. Ancaman hukumannya 7-12 tahun penjara. Pemberitaan sebelumnya, Kota Malang digemparkan jenazah pasien covid yang tertukar saat akan makamkan. Terjadi di TPU Kasin Kota Malang, Kamis (28/1). Ini memicu kemarahan keluarga jenazah. Akibatnya, seorang petugas PSC 119 Dinkes mendapatkan bogem mentah hingga pingsan. (*jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Pos– Komunitas pers Jatim berduka. Kehilangan salah satu jurnalis terbaik. Taufik Hidayat Bondet Hardjito, panggilan akrabnya Cak Bondet. Meninggal di RS Al Irsyad Selasa (22/6/2021)...

Malang Raya

Malang Post– Jabatan dan nama Kasat Pol PP Kota Batu, M Nur Adhim, dimanfaatkan untuk meminta dana ke pengembang di Kota Batu. Kasus ini...

Malang Raya

Malang Pos – Menyambut HUT ke 75 Bhayangkara  pada 1 Juli mendatang, Induk Koperasi Kepolisian Republik Indonesia (Inkoppol) bersama Kapusdokkes Polri dan Karumkit Polda...

News

Malang Post – Satgas Covid-19 Kecamatan Sumbermanjing Wetan bersama sejumlah relawan mendirikan dapur umum. Untuk memenuhi kebutuhan makan warga Dusun Rowoterate Desa Sitiarjo selama...

Malang Raya

Malang Post – Dusun Rowoterate, Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang dinyatakan zona merah Covid-19. Pasalnya, 5 warganya, teridentifikasi positif Covid-19 pada Sabtu...

News

Malang Post – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Sumbermanjing Wetan benar-benar membatasi akses keluar masuk Dusun Rowoterate Desa Sitiarjo, sejak Minggu (20/6/2021). Langkah ini...

Malang Raya

Malang-Post – Pemerintah terus kebut vaksinasi Covid-19 untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).  Kali ini warga RW 03 Kelurahan Sumbersari menjalani vaksinasi Covid-19 pada...

Pendidikan

Malang-Post – Selain pendidikan, pengajaran dan penelitian, pengabdian pada masyarakat juga bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi. Itu juga dilaksanakan  tim dosen Universitas Muhammadiyah...