MALANG POST – Manajemen Arema FC resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan penyerang muda potensial, Aswin (23), untuk kompetisi musim depan. Keputusan melepas pemain kelahiran Mombi, Sulawesi Barat tersebut, dikonfirmasi langsung oleh General Manager Arema FC, Yusrinal, pada Minggu (7/6/2026), setelah sang pemain merampungkan masa baktinya selama satu setengah musim di Malang dengan catatan 19 kali penampilan bersama Tim U-20 di ajang Elite Pro Academy (EPA).
Sepak bola profesional itu memang kejam. Tidak ada tempat untuk sekadar bertahan tanpa kepastian.
Hari ini, kabar itu datang secara resmi dari mes Arema FC. Satu lagi pemain muda harus berkemas. Angkat kaki dari Bumi Arema.
Namanya Aswin. Usianya masih sangat muda: 23 tahun. Dia bocah asli kelahiran Mombi, Sulawesi Barat.
Manajemen Singo Edan sudah mengetok palu. Kerja sama dengan Aswin resmi berakhir. Kontraknya untuk musim depan tidak lagi diperpanjang. Satu setengah musim kebersamaan itu kini tinggal menjadi lembaran sejarah.
Padahal, awal kedatangan Aswin ke Malang pada awal tahun 2025 lalu dipenuhi ekspektasi. Dia bukan pemain sembarangan.
Aswin adalah salah satu permata yang bersinar di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Penampilan impresifnya di sana membuat tim pelatih dan manajemen Arema FC kepincut. Dia langsung diboyong ke Malang. Diberi panggung profesional. Ditempa di lingkungan tim senior.
Tapi, transisi dari level amatir regional ke level profesional Liga 1 ternyata tidak semudah membalik telapak tangan. Persaingan di skuad utama Singo Edan terlalu pekat. Terlalu berat bagi pemain muda yang butuh jam terbang.
Walhasil, selama berbaju Arema FC, Aswin lebih banyak menghabiskan waktu di lapangan junior. Dia diperbantukan untuk membela Arema FC U-20. Mereka bertarung di ajang Elite Pro Academy (EPA) Super League.
Di sana, kemampuannya sebenarnya terpakai. Aswin mencatatkan 19 kali penampilan. Dia bahkan menjadi bagian penting dalam strategi tim junior Singo Edan sepanjang kompetisi bergulir.
Lalu, bagaimana nasibnya di tim senior?
Hanya sampai di pinggir lapangan. Di bench pemain cadangan.
Sepanjang musim 2024/2025 dan 2025/2026, Aswin sebenarnya tercatat sebanyak 13 kali masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) di tim utama Arema FC. Tapi ya itu tadi. Hanya sebatas masuk daftar. Kesempatan untuk menapakkan kaki di rumput lapangan hijau dalam pertandingan resmi belum kunjung tiba.
Meski begitu, manajemen tidak mau menutup mata. Masuknya Aswin sebanyak 13 kali ke dalam DSP tim senior dianggap sebagai bukti proses pembinaan yang berjalan. Dia dianggap punya semangat belajar yang tinggi selama berada di bawah tekanan tim senior.
General Manager Arema FC, Yusrinal, langsung memberikan ucapan perpisahan yang hangat. Dia angkat topi atas dedikasi bocah Sulawesi Barat tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Aswin atas kerja keras, komitmen, dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama menjadi bagian dari Arema FC. Sejak bergabung pada awal tahun 2025, Aswin telah menjalani setiap proses dengan sikap profesional,” kata Yusrinal.
Bagi Arema, melepas Aswin bukan berarti mematikan kariernya. Justru sebaliknya. Ini bisa jadi jalan pembuka bagi masa depan sang pemain.
Aswin masih berusia 23 tahun. Usia yang sangat prima, sangat ideal bagi seorang pesepak bola untuk terus berkembang.
“Kami berharap di klub berikutnya ia bisa mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak sehingga kualitas dan potensinya dapat berkembang secara maksimal,” tambah Yusrinal. Manajemen mendoakan agar Aswin bisa segera menemukan klub baru yang bersedia memberinya menit bermain lebih melimpah.
Pintu keluar sudah terbuka. Satu setengah musim terakhir ini mungkin tidak berjalan sempurna bagi Aswin di Malang. Tapi dia pulang dengan dada tegak. Pengalaman berlatih bersama Singo Edan adalah modal berharga yang tidak semua pemain muda di Indonesia bisa miliki.
Materi kerja sama boleh saja usai, tapi Aswin akan tetap dicatat sebagai bagian dari keluarga besar yang pernah berkeringat demi lambang singa di dada. Selamat jalan, Aswin. Carilah panggungmu di tempat lain. (Ra Indrata)




