Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman telah mengantongi sekitar 20 nama dari total 23 kuota pemain yang siap didaftarkan untuk ajang Piala AFF 2026, sementara tiga slot tersisa di sektor kiper, bek, dan gelandang masih dievaluasi hingga akhir pemusatan latihan.
Kertas catatan John Herdman sebenarnya hampir terisi penuh. Dari 23 kuota pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, juru taktik asal Kanada itu sudah mengantongi 20 nama.
Artinya, tinggal tiga slot tersisa yang masih memicu teka-teki.
Pengamat sepak bola senior Ronny Pangemanan—yang akrab disapa Bung Ropan—membocorkan situasi dapur Garuda. Menurutnya, pengumuman resmi skuad baru akan diumbar usai pemusatan latihan (TC) tuntas, tepat sebelum rombongan terbang ke Jakarta untuk menantang Kamboja di laga perdana.
“Hingga kini, Herdman masih melakukan evaluasi terhadap beberapa posisi penting. Terutama penjaga gawang, lini belakang, dan lini tengah,” beber Bung Ropan, Rabu (22/7/2026).
Di bawah mistar gawang, dua nama sudah aman: Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi. Satu tempat tersisa masih jadi rebutan sengit. Nama Muhammad Riandi mencuat sebagai kandidat kuat pelapis ketiga, meski keputusan akhir bergantung pada ajang pembuktian di sesi TC.
Bergeser ke lini belakang, dinamika tak kalah panas. Cedera dan absennya beberapa pilar utama membuat persaingan makin tajam. Nama bek muda Bali United, Tim Geypens, masuk radar Herdman untuk memperkokoh benteng pertahanan.
Sementara di lini tengah, nama-nama beken seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, hingga Marselino Ferdinan hampir pasti mengunci tempat. Namun Herdman masih butuh satu gelandang tambahan yang fleksibel secara taktik.
Meski publik mematok target juara di ASEAN Cup 2026, Herdman enggan jemawa. Pendekatannya dingin dan pragmatis.
“Pendekatan yang kita gunakan adalah menjalani setiap pertandingan secara bertahap,” tegas Herdman, Selasa (21/7/2026).
Fokus pertamanya hanya satu: menumbangkan Kamboja. Setelah itu baru memikirkan Timor Leste dan laga krusial menantang Vietnam.
Bagi Herdman, Vietnam di bawah pelatih Kim Sang-sik adalah ancaman nyata di Grup A. Latihan di luar negeri dan hadirnya amunisi naturalisasi baru membuat The Golden Star Warriors tampil menakutkan. Main di kandang sendiri pun tak boleh membuat skuad Garuda lengah.
Termasuk saat meladeni Singapura dan Timor Leste. Lengah sedikit, nasib di fase grup bisa berantakan.
Jika skema favorit 3-4-3 diturunkan, bayangan skuad utama mulai terlihat. Lini depan diisi daya ledak Ragnar Oratmangoen dan kreativitas Marselino Ferdinan. Thom Haye bakal jadi jenderal pengatur tempo di tengah.
Kini, seluruh publik sepak bola nasional menanti peluit pertama dibunyikan. Tiga slot terakhir di genggaman Herdman akan menentukan seberapa jauh napas Garuda bisa terbang di panggung Asia Tenggara. (Disway/Ra Indrata)




