Assalamualaikum Wr Wb
MANAKALA matahari pada tanggal 1 Muharam 1448 H telah menampakkan diri di ufuk belahan timur, berarti bertambahlah hitungan usia kita satu tahun. Bertambahnya hitungan usia, artinya umurnya telah digunakan untuk kemanfaatan (ibadah) dunia dan akhirat. Beda dengan umur yang terus berkurang dengan pergantian tahun.
Untuk itulah, dalam kesempatan yang mulia ini di hari pertama dan bulan yang juga mulia ini, mari bersama-sama untuk lebih meningkatkan taqwa kepada Allah SWT, dengan jalan melaksanakan perintah-Nya serta meninggalkan larangan-larangan-Nya. Dan, itulah makna taqwa yang sebenarnya.
Bulan Muharram 1448 H atau Tahun Baru Islam akan dimulai pada Selasa, 16 Juni 2026 hari ini. Tanggal ini merupakan hari libur nasional, yang ditetapkan pemerintah berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan cuti bersama.
Bulan Muharram merupakan bulan Kemuliaan dan Kemenangan.
Mengapa? Pada umumnya Bulan Muharram memang dikenal sebagai bulan kemenangan dan kemuliaan. Sejarah Islam mencatat bulan ini sebagai momentum kemenangan besar bagi para nabi dan rasul, termasuk penyelamatan Nabi Musa AS dari kejaran Fira’un yang jatuh pada hari Asyura (10 Muharram).
Selain sejarah tersebut, Muharram sangat istimewa karena merupakan salah satu dari empat bulan suci (bulan haram) yang dimuliakan Allah SWT. Umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti puasa Tasu’a dan Asyura, serta meningkatkan amalan kebaikan lainnya.
Beberapa peristiwa kemenangan besar yang terjadi di bulan Muharram:
Penyelamatan Nabi Musa AS: Tanggal 10 Muharram (Asyura) menjadi hari kemenangan iman ketika Nabi Musa AS dan Bani Israil diselamatkan dari kejaran Fira’un dan bala tentaranya di Laut Merah.
Kemenangan Nabi Nuh AS: Kapal Nabi Nuh AS berlabuh dengan selamat di bukit Judy setelah peristiwa banjir besar yang membinasakan kaum pembangkang.
Kesembuhan Nabi Ayub AS: Nabi Ayub AS disembuhkan oleh Allah SWT dari penyakit yang dideritanya setelah ujian yang panjang.
Selain itu, Muharram adalah satu dari empat bulan suci (asyhurul hurum) yang sangat dimuliakan. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, seperti puasa Asyura dan Tasu’a, serta memperbanyak sedekah sebagai bentuk syukur dan introspeksi diri.
Rasululloh menyunahkan untuk berpuasa tanggal 9 dan 10 Muharram. Selain itu, perintah hijrahnya Rasulullah SAW adalah pada bulan Muharram. Hijrah berarti berpindah dari TIDAK BAIK kepada yang BAIK. Tuntutlah rizki dengan tidak melalaikan yang Maha Pemberi Rizki.
Tidak lupa juga yang harus dilakukan manusia di bulan ini adalah tuntutlah dunia dengan tidak melalaikan yang Maha Menguasai Dunia. Semoga tulisan ini bermanfaat dan dijadikan bahan pertimbangan dalam menjalani aktivitas kehidupan pada hari, minggu, bulan, dan tahun-tahun yang akan datang.
Waalaikumsalam Wr Wb




