MALANG POST– Suasana kompetisi akademik kembali memenuhi Kota Malang. Smart Mbois Olympiad, sebuah olimpiade bergengsi berskala Malang Raya, resmi digelar di Malang Creative Center (MCC) Minggu, (24/5/2026).
Kegiatan ini melibatkan peserta dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kompetisi yang diadakan oleh CIA Management tersebut telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu ini bukan sekadar ajang adu kemampuan, melainkan juga menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang akademik.
Tiga mata pelajaran utama yang dilombakan adalah Matematika, Sains dan Bahasa Inggris. Ketiga bidang ini dipilih karena dinilai sebagai pilar fundamental dalam pembentukan kompetensi dasar siswa.
Salah satu keistimewaan dari ajang ini adalah pengakuan dari Pemerintah Kota Malang. Para pemenang memperoleh sertifikat yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang.
Hal ini menjadi nilai tambah yang sangat prestisius, karena sertifikat tersebut dapat digunakan sebagai portofolio atau syarat pendukung dalam proses seleksi masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya.
“Dengan adanya sertifikat dari Dinas Pendidikan, kami berharap para siswa semakin termotivasi untuk terus berprestasi,” ujar salah satu panitia penyelenggara.
Antusiasme peserta dari berbagai kecamatan di Malang Raya terlihat sangat tinggi. Olimpiade ini tidak hanya menguji kecepatan dan ketepatan dalam mengerjakan soal, tetapi juga melatih mental serta daya juang para pelajar sejak usia dini.

Semoga ajang Smart Mbois Olympiad ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya dan melahirkan lebih banyak bibit unggul bagi dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di wilayah Malang Raya.
Disatu sisi, Rasa bangga yang luar biasa dari orang tua adalah reaksi yang sangat wajar, baik ketika sang anak berhasil membawa pulang medali maupun saat mereka berhasil melewati proses seleksi yang ketat dan kompetitif.
Dukungan serta doa yang diberikan orang tua sering kali menjadi motivasi utama di balik keberhasilan setiap peserta olimpiade.
Termasuk apa yang dirasakan oleh Norma Ika Novianti, SE. Salah satu orangtua peserta olimpiade Smart Mbois Olympiad asal SDN Arjosari 1 Kota Malang.
“Saya mendaftarkan anak saya agar bisa mengevaluasi perkembangan belajarnya dan memacu semangatnya untuk terus belajar. Terutama dengan adanya peserta lain sebagai pemacu semangat,” jelasnya.
“Menurut saya, anak sudah berani seperti ini, alhamdulillah ya, Mas. Kita sebagai orang tua, insyaallah tetap mensupport hal-hal positif seperti ini. Menurut saya, sudah berani tampil saja alhamdulillah. Kalau juara, itu bonus, Mas,” urainya.
Norma Ika Novianti juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Malang yang telah menyelenggarakan acara-acara seperti ini. Tanpa dukungan dari Pemerintah Kota Malang, para siswa tentu tidak akan memiliki harapan untuk menguji kemampuan mereka.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para guru SDN Arjosari 1 Kota Malang atas apresiasi, motivasi dan semangat yang telah diberikan kepada anaknya. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




