KOLASE: Bojan Hodak dan Marcos Santos, bakal adu strategi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Masih di pekan ke-29, Arema FC sudah harus turun dua peringkat. Setelah pada Sabtu (18/4/2026) lalu berada di peringkat ke-9, usai menang 2-0 lawan Persis Solo. Hingga Kamis (23/4/2026) malam, kembali turun ke posisi ke-11.
Fakta itu menunjukkan ketatnya persaingan di papan tengah klasemen sementara Super League musim 2025/2026. Ketika selisih poin antara peringkat ke-7, Bali United dengan 42 poin dan Arema hanya empat poin.
Bahkan jika mengacu pada target manajemen, untuk mengakhiri kompetisi di posisi lima besar, Arema masih perlu tambahan delapan poin.
Jika tidak ingin kembali turun peringkat dan mempertahankan tren positif untuk selalu meraih poin, Arema tidak punya pilihan lain. Yakni tidak boleh kalah dalam sisa enam laga terakhir.
Tekad itu langsung mendapatkan tantangan cukup berat. Karena di pekan ke-30, Jumat (24/4/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Arema harus bertandang ke kandang Persib Bandung.
Calon lawannya, adalah penghuni puncak klasemen yang sudah bertahan sejak pekan ke-17 lalu. Persib juga tidak pernah kalah sepanjang 14 laga kandang. Seri pun juga tidak pernah.
Rekor golnya juga sangat impresif saat bermain di kandang. Mampu mencetak 28 gol dan hanya kemasukan tiga poin. Hanya Bali United (3-2) dan Borneo FC (2-1) yang mampu menjebol gawang Persib di GBLA.
Berbanding terbalik dengan Arema FC. Dari 14 laga tandang, hanya bisa empat kali menang, enam kali imbang dan empat kali kalah. Kemasukkan 17 gol dan memasukkan 16 gol. Rata-rata poinnya hanya 1,29.
Fakta itu lebih diperparah dengan rekor pertemuan kedua tim. Dalam lima laga terakhirnya, Arema tidak pernah bisa menang. Bahkan di pertemuan pertama musim ini, Persib Bandung berhasil menundukkan Arema FC dengan skor tipis 2-1, di Stadion Kanjuruhan, pada 22 September 2025.
Bahkan Arema terakhir bisa menang lawan Persib, pada 28 November 2021 lalu, di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Ketika itu, Arema unggul tipis 1-0, lewat gol tunggal Dendi Santoso.
Pelatih Arema FC, Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, tampaknya benar-benar harus menyiapkan tim luar dalam. Tidak hanya secara taktik dan strategi. Tapi juga mental bertanding pemainnya.
Terlebih Persib Bandung saat ini, dalam kondisi yang tertekan. Hasil imbang 2-2 di laga terakhir saat dijamu Dewa United, menjadikan selisih poin tereduksi hanya dua poin dari tim peringkat ke-2, Borneo FC.
Untuk bisa menjauhkan kembali selisih poin, agar tetap kokoh di puncak klasemen demi asa meraih hat-trick jawara Super League, Persib Bandung harus menang kala menjamu Arema FC.
Apabila sampai seri, apalagi kalah, bukan mustahil bakal disalip Borneo FC, yang bakal menjamu tim zona degradasi, Semen Padang, pada Sabtu (25/4/2026) mendatang.
“Sudah 14 pertandingan, Persib Bandung bermain di kandang sendiri dan meraih 14 kemenangan. Belum pernah seri apalagi kalah di sini (Stadion GBLA).”
“Ini tim yang sangat kuat, dengan pelatih berpengalaman yang sudah menjalani musim ketiga dan memenangkan banyak gelar bersama Persib. Tim ini dilatih dengan sangat baik dan kami harus tahu cara memainkannya,” kata Marcos Santos, dalam prematch press conference, Kamis (23/4/2026) sore.
Bahkan untuk menghadang rekor impresif Persib di GBLA, pelatih asal Brasil itu sampai harus memboyong 24 pemain. Sepuluh diantaranya adalah pemain asing. Artinya seluruh pemain asing yang dimiliki Arema, diboyong semua.
Dalam satu minggu terakhir, kata Marcos Santos, timnya juga sudah melakukan persiapan secara maksimal. Bekalnya adalah dua laga terakhir yang tak pernah kalah. Termasuk minimnya sanksi kartu di dua kemenangan terakhir itu. Hingga mampu memberikan motivasi tambahan.
“Tapi ini adalah pertandingan besar. Melawan tim yang berjuang meraih gelar lagi. Mengincar gelar juara liga yang ketiga.”
“Kami harus sangat berkonsentrasi dan siap. Beruntung seluruh pemain kami, sadar akan pentingnya pertandingan besok (hari ini, Red.),” sebut pelatih 46 tahun tersebut.
Tak heran jika persiapan yang dilakukan Marcos Santos untuk Johan Alfarizi dan kawan-kawan, tidak sekadar soal taktik dan strategi. Tetapi pemain disiapkan secara fisik, mental dan taktis terbaik.
Tujuannya, agar Arema FC bisa memberikan permainan yang bagus dan mencoba mengejutkan Persib Bandung di kandang GBLA.
“Kami ingin memberikan yang terbaik bagi para pendukung Arema.”
“Tim saat ini penuh dedikasi, kemauan, terorganisir dan jika Tuhan mengizinkan, memenangkan pertandingan. Meskipun kami tahu ini akan sangat sulit,” sebut pelatih berlisensi Pro Conmebol ini.
Beruntung beberapa pemain yang dimiliki Persib, sudah dikenal baik oleh Marcos Santos. Wajar jika beberapa nama pemain, sudah diketahui betul kualitasnya. Seperti Uilliam, Ramon Tanche dan Federico Barba.
“Saya rasa Persib adalah tim yang sangat kuat. Tim yang berpengalaman, dengan pemain-pemain yang telah melewati beberapa kejuaraan dan menang.”
“Saya pernah melatih Uilliam. Saya tahu kualitasnya. Saya tahu Ramon Tanche, mereka adalah pemain-pemain penting. Barba juga pemain yang dalam dua pertandingan terakhir, memberikan dua assist.”
“Persib juga memiliki Berguinho, seorang penyerang yang jago dribble, salah satu pemimpin dalam memberikan asis,” demikian sebut Marcos Santos.
Hal senada juga disampaikan Arkhan Fikri, yang menjadi wakil pemain dalam jumpa pers tersebut. Gelandang Timnas Indonesia ini juga mengaku, menghadapi Persib bukannya pertandingan yang mudah.
“Tapi kami sudah dari dua pertandingan terakhir selalu menang, yang menjadikan motivasi bermain kami menjadi luar biasa.”
“Meski Persib Bandung, tahun ini berpeluang untuk kembali merebut gelar juara, tapi In Sya Allah kami bisa memberikan perlawanan,” sebut Arkhan.
Bahkan khusus untuk menghadapi Persib, Arkhan menyebut Arema FC sudah mempersiapkan diri dalam beberapa minggu terakhir.
“Kami sudah jauh-jauh datang ke Bandung, bukan cuma untuk memainkan pertandingan. Tapi untuk memenangkan pertandingan,” demikian tekad Arkhan Fikri. (Ra Indrata)
Prediksi Susunan Pemain
PERSIB (4-3-3): Teja Paku Alam (gk), Frans Dhia Putros, Julio Cesar, Federico Barba, Eliano Reijnders, Thom Haye, Marc Klok, Berguinho, Luciano Guaycochea, Beckham Putra, Ramon Tanque
Pelatih: Bojan Hodak
AREMA FC (3-4-3): Lucas Frigeri (gk), Julian Guevara, Hansamu Yama, Betinho Filho, Rio Fahmi, Matheus Blade, Johan Alfarizi, Arkhan Fikri, Gabriel Silva, Gustavo Franca, Dalberto
Pelatih: Marquinhos Santos




