OPTIMIS AMAN: Kapolres Malang, didampingi Wakapolres dan Ketua Panpel Pertandingan Arema FC, bersama peserta rapat koordinasi eksternal di ruang rapat Polres Malang. (Foto: Humas Resma)
MALANG POST – Kepolisian Resor (Polres) Malang, menggelar rapat koordinasi eksternal, untuk mematangkan pengamanan pertandingan Super League musim 2025/2026 pekan ke-24, antara Arema FC melawan Bali United.
Laga kandang perdana di bulan Ramadan 1447 H ini, dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Kick off pertandingan mulai 20.30 WIB.
Rakor digelar di Ruang Rapat Polres Malang, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran TNI-Polri, manajemen Arema FC, Askab PSSI, perwakilan suporter, hingga steward stadion.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi menegaskan, rapat koordinasi bukan sekadar agenda rutin menjelang pertandingan. Ia meminta seluruh pihak menganggap setiap laga, sebagai operasi baru demi memastikan pengamanan berjalan optimal.
“Rapat koordinasi ini memang bukan yang pertama, namun kita tidak boleh menganggapnya sebagai kegiatan biasa.”
“Kita harus memperlakukannya sebagai operasi baru, agar seluruh tahapan pengamanan benar-benar siap dan pertandingan berjalan kondusif,” ujar AKBP Taat Resdi, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya bertumpu pada aparat kepolisian. Kolaborasi lintas sektoral antara panitia pelaksana, steward, tim medis, TNI, hingga perwakilan suporter menjadi kunci utama.
“Keberhasilan pengamanan adalah hasil kolaborasi solid semua pihak. Komunikasi harus terbuka dan responsif terhadap dinamika di lapangan,” tegasnya.
Dalam rakor tersebut dipaparkan, kick off akan digelar pada pukul 20.30 WIB. Sebanyak 777 personel gabungan dari Polda Jatim, Polres Malang, TNI dan Pemkab Malang akan diterjunkan dengan pola pengamanan terbagi dalam empat zona.

TURUN LANGSUNG: Kapolres Malang, AKBP Taat Resdi, langsung memimpin rapat koordinasi eksternal, sebagai persiapan pengamanan laga Arema FC vs Bali United. (Foto: Humas Resma)
Kapolres juga mengingatkan potensi kerawanan, karena pertandingan digelar malam hari. Meski laporan intelijen memprediksi situasi relatif aman, ia meminta seluruh personel tidak lengah.
“Meskipun prediksi relatif aman, kita dilarang underestimate. Sekecil apa pun potensi gangguan harus diantisipasi sesuai prosedur tetap, apalagi pertandingan digelar malam hari,” imbuhnya.
Selain itu, Safety Security Officer Arema FC menyampaikan, masih ditemukannya upaya penyelundupan minuman keras melalui pagar ring dua serta potensi penyalaan flare oleh suporter.
Koordinasi pengamanan tertutup dan kesiapan steward pun menjadi bagian dari pembahasan dalam rakor.
Seperti diketahui, pertandingan League 2025/2026 pekan ke-24 antara Arema FC kontra Bali United akan digelar Jumat (6/3/2026) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Dalam klasemen sementara, kedua tim saling berhimpitan. Arema di posisi ke-10, Bali United tepat di bawahnya. Dengan hanya selisih satu poin.
Arema mengoleksi 31 poin, dari hasil delapan kali menang, tujuh kali seri dan delapan kali kalah. Bali United dengan 30 poin dari hasil tujuh kali menang, sembilan kali seri dan tujuh kali kalah.
Di pekan ke-23 kemarin, Arema yang tandang ke Stadion Segiri, Balikpapan, dipaksa kalah 1-3 dari Borneo FC. Sedang Bali United, harus bermain imbang tanpa gol lawan tuan rumah Persijap Jepara.
Sementara itu pada pertemuan kedua tim di putaran pertama, yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, tuan rumah Bali United berhasil unggul tipis 1-0, atas tim tamu Arema FC. (HmsResma/Ra Indrata)




