NARASUMBER: Walikota Malang, Wahyu Hidayat, saat menjadi narasumber di The Bangun Bangsa Conference 2026 di Jakarta. (Foto: Prokopim Sekda Kota Malang)
MALANG POST – Menjadi satu-satunya kepala daerah yang jadi narasumber, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memaparkan strategi ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan dalam The Bangun Bangsa Conference 2026 di Jakarta.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memaparkan strategi membangun kota berkelanjutan saat hadir sebagai narasumber dalam The Bangun Bangsa Conference 2026 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Forum nasional ini mengangkat tema “Sustainable Community Growth: Shaping Indonesia’s Future Inclusive Economy” dengan menghadirkan pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pada sesi diskusi panel ketiga yang bertemakan “Expanding Community-Based Impact into Scalable and Inclusive Green Economic System“, Wali Kota Wahyu hadir sebagai satu-satunya kepala daerah yang menjadi pembicara.
Dalam sesi itu, Wahyu memaparkan berbagai langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam memperkuat pembangunan kota yang berorientasi pada keberlanjutan. Kebijakan tersebut mencakup penguatan pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi mewujudkan pertumbuhan yang inklusif.
“Keberlanjutan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, melainkan juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan pelayanan yang berkualitas, memberdayakan masyarakat, serta membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kota Malang berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Wahyu.
Kehadiran Wali Kota Malang dalam forum nasional tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan berbagai praktik baik (best practices) pembangunan yang telah dijalankan Kota Malang, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama dengan pemerintah daerah lain, sektor swasta, maupun komunitas.
Sebelumnya, sesi diskusi panel diawali dengan pemaparan materi bertema “Mobilizing Finance to Accelerate an Inclusive Green Economy in Indonesia” dengan keynote speaker Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM M. Riza Damanik.
The Bangun Bangsa Conference 2026 menjadi ruang dialog yang mempertemukan para pengambil kebijakan dan pemimpin dari berbagai sektor guna merumuskan solusi terhadap tantangan pembangunan Indonesia, khususnya dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. (*/Eka Nurcahyo)




