MALANG POST – Kapolres Batu, AKBP Panji Gedhe Prabawa, turun langsung mengatur arus lalu lintas pagi di kawasan SMA Negeri 2 Kota Batu, Senin (19/10/2026), guna mengurai kemacetan jam sibuk sekaligus menggaransi keselamatan para pelajar yang berangkat sekolah.
Keselamatan dan kenyamanan para pelajar saat berangkat sekolah menjadi prioritas utama jajaran Polres Batu.
Kapolres Batu, AKBP Panji Gedhe Prabawa, turun langsung mengatur arus lalu lintas di kawasan SMA Negeri 2 Kota Batu, Jalan Raya Junrejo, Senin (19/10/2026) pagi.
Langkah presisi ini ditempuh untuk memastikan mobilitas warga pada jam sibuk berjalan aman, tertib, dan lancar.
Didampingi para Pejabat Utama (PJU) serta personel gabungan Polres Batu, AKBP Panji sigap menyeberangkan para siswa dan mengurai penumpukan kendaraan di area depan gerbang sekolah.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan ini ditujukan untuk menghadirkan rasa aman bagi para pelajar maupun para pengguna jalan lainnya.
Kegiatan bertajuk Penjagaan dan Pengaturan Lalu Lintas Pagi (Gatur Pagi) tersebut menjadi bagian integral dari pelayanan kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, serta responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.
”Tidak hanya berfokus di kawasan SMA Negeri 2 Kota Batu, personel Polres Batu disebar secara masif ke sejumlah titik krusial yang membutuhkan perkuatan pengaturan arus. Di antaranya kawasan zona selamat sekolah, pusat keramaian, hingga titik rawan kemacetan,” ujar Panji, Senin (19/10/2026).

ATUR LALU LINTAS: Kapolres Batu, AKBP Panji Gedhe Prabawa saat turun langsung melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan SMAN 2 Kota Batu. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Penempatan personel secara rutin ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi kemacetan sekaligus meminimalkan potensi angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
Dengan penanganan terpadu ini, arus mobilitas masyarakat pada pagi hari diharapkan senantiasa terkendali.
Di sela-sela mengurai kepadatan kendaraan, Panji secara persuasif mengingatkan para siswa agar tidak abai terhadap keselamatan berkendara (safety riding).
Para pelajar yang mengendarai sepeda motor diimbau wajib mengenakan helm berstandar SNI serta memastikan spesifikasi kelengkapan kendaraan sesuai dengan standar teknis pabrikan.
Ia menegaskan agar para pelajar tidak menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi (brong) maupun melepas Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
“Kami imbau kepada adik-adik pelajar untuk tidak mengoperasikan knalpot brong yang bising dan melanggar aturan, atau melepas plat TNKB yang membuat identitas kendaraan sulit diidentifikasi,” imbaunya.
Menurut Panji, kesadaran dan kepatuhan terhadap regulasi lalu lintas wajib ditanamkan sejak usia muda. Selain sebagai instrumen perlindungan diri sendiri, kedisiplinan berkendara merupakan wujud kepedulian atas keselamatan pengguna jalan lainnya.
Melalui konsistensi pergelaran aksi Gatur Pagi, Polres Batu berkomitmen menguatkan pelayanan publik secara langsung di tengah warga.
Tidak sebatas menjaga ritme arus lalu lintas, kehadiran jajaran kepolisian di lapangan menjadi cermin terciptanya ekosistem lalu lintas yang ramah dan aman bagi generasi muda. (Ananto Wibowo)




