Siswa antusias mengikuti pelatihan baking class untuk bekal kewirausahaan, kemandirian mengisi liburan dan setelah lulus nanti. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Siswa Jurusan APHP SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Kabupaten Malang menggelar praktik Baking Class, Branding, dan Pemasaran Produk bersama Owner Rindu Malang Thalia, S.H., Minggu (8/11/2026), guna membekali keterampilan wirausaha kuliner serta strategi pemasaran digital independen pascalulus sekolah.
Upaya menumbuhkan semangat kemandirian siswa perlu dilakukan, salah satunya dengan memberikan wawasan kewirausahaan dan pengenalan peluang usaha sebagai bekal setelah lulus.
Salah satunya melalui pelatihan bidang pengolahan produk pangan, teknik pembuatan kue (baking), strategi membangun citra merek (branding), serta pemasaran produk. Siswa dibekali dengan keterampilan agar siap menghadapi dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.
Siswa Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Kabupaten Malang, diajak langsung berpraktik usaha melalui kegiatan Guru Tamu bertema “Baking Class, Branding, dan Pemasaran Produk”, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Thalia, S.H., selaku pemilik (owner) Rindu Malang, sebagai narasumber. Kehadirannya menjadi jembatan antara teori di sekolah dan pengalaman nyata menjalankan usaha kuliner.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan narasumber dan profil usaha Rindu Malang. Setelah itu, siswa langsung mengikuti kelas pembuatan kue (baking class) atau praktik pembuatan produk.
Materi berlanjut ke strategi membangun branding, pengemasan produk, hingga teknik pemasaran. Sesi berbagi pengalaman dan diskusi interaktif tentang peluang usaha di bidang kuliner pun membuat suasana semakin hidup.
“Untuk membangun usaha itu tidak cukup hanya bisa membuat produk yang enak, tetapi juga harus berani membangun branding, mengemas produk dengan menarik, dan memasarkannya dengan konsisten,” tegas Owner Rindu Malang, Thalia, S.H.
Peserta kegiatan ini adalah siswa-siswi jurusan APHP, guru pendamping, serta pihak sekolah yang terlibat dalam kegiatan. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat memperoleh ilmu dan pengalaman baru, meningkatkan kreativitas serta keterampilan dalam mengolah produk pangan, dan memahami pentingnya branding serta pemasaran dalam membangun sebuah usaha.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk berani berwirausaha, menciptakan produk unggulan, serta menjadi pelaku usaha yang mandiri, kreatif, dan inovatif. (Januar Triwahyudi)




