MALANG POST – Panas matahari tidak mengendurkan semangat mereka. Satu per satu pesepak bola putri muda berusaha menunjukkan kemampuan terbaik di Lapangan Dreams Football Pitch, Sabtu (26/9/2026).
Lebih dari 100 peserta ambil bagian dalam seleksi terbuka Arema FC Women. Mereka datang dari berbagai daerah dengan satu tujuan: mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari skuad Ongis Kodew muda.
Seleksi tersebut menjadi panggung bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi bagian dari proses pembentukan skuad Arema FC Women menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Peserta tidak hanya berasal dari Malang Raya. Talenta muda dari berbagai daerah di Jawa Timur ikut meramaikan seleksi, di antaranya Lumajang, Jember, Blitar, Surabaya, Banyuwangi, hingga Jombang.
Beberapa pemain bahkan datang dari luar pulau untuk mencoba peruntungan dan menguji kemampuan di tengah persaingan sepak bola putri nasional.
Persaingan Terlihat di Sesi Games
Persaingan semakin terlihat ketika tim pelatih memasuki sesi games internal. Para peserta dituntut tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga menunjukkan pemahaman permainan dalam situasi pertandingan.
Penguasaan bola, visi bermain, akurasi operan, kemampuan olah bola, hingga kondisi fisik menjadi bagian yang diamati selama sesi tersebut.

Di bawah terik matahari, para pemain berusaha mempertahankan intensitas permainan sekaligus menarik perhatian tim pelatih dan pemandu bakat.
Pengelola Arema FC Women Academy Semarang Rahmad Widjanarko yang turut hadir dalam proses seleksi mengapresiasi antusiasme para peserta.
Menurut dia, kemampuan yang ditunjukkan para pemain muda cukup beragam dan memberikan banyak pilihan bagi tim dalam melihat potensi pemain.
“Antusiasmenya luar biasa. Untuk kelompok usia U-15 ada sekitar 40-an anak, sementara di U-18 ada sekitar 60-an anak. Kalau dilihat dari kemampuan, mereka luar biasa dan tidak kalah bersaing dengan zona lainnya,” ungkap Rahmad di sela memantau jalannya seleksi.
Disiapkan untuk Kompetisi 2026/2027
Seleksi terbuka tersebut menjadi salah satu bagian dari persiapan Arema FC Women menghadapi Hydroplus Soccer League 2026/2027.
Skuad Arema FC Women disiapkan untuk mengikuti kompetisi di tiga zona. Kick-off untuk zona Kudus dijadwalkan mulai 24 Oktober mendatang. Selain itu, Arema FC Women juga dipersiapkan mengikuti kompetisi di Zona Surabaya.
Karena itu, proses seleksi menjadi penting untuk melihat potensi pemain sekaligus memperkuat kedalaman skuad.
Pemain yang terpilih nantinya diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan fisik dan mental untuk menghadapi persaingan kompetisi.
Panas dan Lelah Tak Menghentikan Mutiara
Salah satu peserta seleksi, Mutiara Yasmin, datang dari Pandanlandung, Kecamatan Wagir. Pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang tersebut mengaku seleksi berlangsung cukup menguras tenaga.
Panasnya cuaca dan padatnya aktivitas di lapangan menjadi tantangan tersendiri. Namun, Mutiara berusaha menjaga kepercayaan dirinya selama mengikuti setiap tahapan seleksi.
“Rasanya capek dan panas, tapi saya berusaha tetap percaya diri. Harapannya semoga bisa lolos dan cita-cita saya bergabung dengan Arema FC Women bisa tercapai,” tutur Mutiara.
Bagi pemain muda seperti Mutiara, seleksi tersebut bukan sekadar pertandingan. Ini menjadi kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan di hadapan tim yang selama ini menjadi salah satu tujuan kariernya.
Orang Tua Ikut Mengawal Perjuangan
Perjuangan para pemain muda juga tidak lepas dari dukungan keluarga. Sejumlah orang tua dan kerabat rela menempuh perjalanan jauh untuk mengantar sekaligus menyaksikan proses seleksi dari pinggir lapangan.
Hani, salah satu kakak peserta dari Surabaya, menjadi bagian dari keluarga yang mendampingi pemain kategori U-15.
Dia bersama keluarga berangkat sejak pagi untuk memastikan sang adik tidak terlambat mengikuti jadwal seleksi.
“Kami berangkat dari Surabaya jam 5 pagi demi mengejar jadwal kumpul jam 7 pagi. Sebagai keluarga kami pasti mendukung penuh, apalagi adik memang hobi dan fokus di sepak bola,” kata Hani.
Dia berharap jika sang adik berhasil lolos, kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk terus berkembang dan menjaga konsistensi dalam karier sepak bola.
“Harapannya kalau lolos bisa terus konsisten dan berkembang ke jenjang yang lebih baik,” imbuhnya.
Seleksi terbuka Arema FC Women pun menjadi gambaran besarnya minat pesepak bola putri muda untuk mendapatkan ruang berkembang.
Dari lebih dari 100 peserta, tim pelatih akan melihat pemain-pemain yang dinilai memiliki potensi sesuai kebutuhan skuad.
Bukan hanya keterampilan mengolah bola yang menjadi perhatian. Ketahanan fisik, pemahaman permainan, mental bertanding, dan kemampuan berkembang juga menjadi bagian penting dalam proses penjaringan.
Seleksi tersebut diharapkan menjadi pintu bagi lahirnya talenta-talenta baru yang dapat memperkuat Arema FC Women dalam menghadapi persaingan Hydroplus Soccer League 2026/2027. (Ra Indrata)




