MALANG POST – Musibah kebakaran menyatukan warga Dusun Tumpakmiri, Desa Arjosari, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Muspika bersama perangkat desa dan sekitar 70 warga turun tangan membersihkan puing serta membenahi rumah dua warga yang terdampak kebakaran, Senin (21/9/2026).
Kerja bakti massal dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Kegiatan dipusatkan di kediaman Sulino (57), karyawan swasta yang juga menjabat sebagai mudin setempat, dan Mardi Sumarno (69).
Camat Kalipare Heru Irawan Aji, S.AP., MAP., bersama staf kecamatan hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Unsur kepolisian juga terlibat melalui tiga Bhabinkamtibmas, yakni Aiptu Luvianto dari Desa Tumpakrejo, Aipda Wahyu dari Desa Arjowilangun dan Briptu Taufik dari Desa Kalirejo.

Camat Kalipare Heru Irawan Aji, saat memberikan arahan dengan fokus pembersihan dan pembenahan dapur rumah milik Sulino (57) dan Mardi Sumarno (69) yang hangus terbakar. (Foto: Diky Prasetyo/Malang Post)
Kepala Desa Arjosari Imam Mahmudi turut membawa perangkat desa dan tim Desa Tangguh Bencana (Destana) Arjosari. Warga sekitar kemudian bergabung membantu proses pembersihan.
Kegiatan diawali pengarahan singkat dari Camat Kalipare. Setelah itu, warga bersama aparat membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan membenahi area dapur rumah korban yang mengalami kerusakan akibat api.
Kapolsek Kalipare AKP Fariz Kautsar Rahmadhani, S.Tr.K., S.I.K., M.A., mengatakan keterlibatan personel Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.

“Kami menerjunkan personel Bhabinkamtibmas untuk turun langsung ke lapangan. Keterlibatan kepolisian ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis maupun fisik para korban pascabencana,” ujarnya.
Kerja bakti berlangsung aman dan lancar. Selain membantu membersihkan rumah, kegiatan tersebut memperlihatkan kuatnya gotong royong antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat ketika menghadapi musibah.
Solidaritas tersebut diharapkan membantu korban melewati masa pemulihan sekaligus mempercepat penataan kembali rumah yang terdampak kebakaran. (Diky Prasetyo/Ra Indrata)




