MALANG POST – Penyerang anyar Arema FC Mauro Zijlstra menandai penampilan perdana (debut) di panggung Super League 2026/2027, secara manis lewat sumbangan gol cepat, hanya lima menit usai masuk ke lapangan saat Singo Edan melibas Isen Mulang Kalteng FC 4-0 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (4/9/2026) sore.
Lima menit saja. Tidak perlu waktu lama bagi seorang penyerang haus gol untuk membuktikan kapasitasnya di hadapan ribuan pendukung tim baru.
Panggung Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, menjadi saksi bisu kebuasan amunisi anyar Singo Edan, Mauro Zijlstra.
Diturunkan oleh Pelatih Marcos Santos pada menit ke-80, Mauro hanya butuh waktu lima menit berada di atas rumput hijau, untuk mencetak gol perdana bagi Arema FC.
Momen emas itu tercipta pada menit ke-85 dalam laga pembuka Super League 2026/2027, Jumat (4/9/2026) sore.
Proses gol ke-4 Arema FC tersebut diawali dari skema eksekusi tendangan penjuru yang dikirimkan oleh Gustavo Franca.
Bola lambung yang mengarah tajam ke pojok atas gawang sempat ditepis oleh kiper Kalteng FC, Jefri Wibowo.
Bola liar jatuh tepat di ruang tembak dan langsung disambut oleh tandukan keras Hansamu Yama.
Pemain bertahan Kalteng FC yang berjaga di garis gawang sempat menahan bola menggunakan badannya.
Namun, bola pantulan (rebound) justru membalik liar tepat ke arah posisi Mauro Zijlstra yang berdiri bebas di depan gawang.
Tanpa kompromi, Mauro menyambar bola liar tersebut dan menggetarkan jala lawan.
Gol debut manis pun resmi tercipta di bawah kepemimpinan wasit Rio Permana Putra. Sekaligus melengkapi pesta empat gol tanpa balas Arema FC atas Isen Mulang Kalteng FC.
Usai laga, Mauro tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya.
Ia mengaku bersyukur bisa membantu tim mengamankan tiga poin penuh di laga pembuka yang penuh tekanan.
”Pelatih tentu saja telah menjelaskan gaya permainan tim kepada saya. Saya sangat senang dengan kemenangan ini,” kata Mauro Zijlstra, Jumat (4/9/2026).
Mauro mengakui bahwa pertandingan pertama kompetisi tidak pernah berjalan mudah, terlebih ketika berhadapan dengan tim promosi yang tampil ngotot.
”Pertandingan pertama selalu sulit, terutama melawan tim promosi. Jadi pertandingannya memang agak sulit, tetapi kami berhasil menang dan saya sangat bahagia hari ini,” tuturnya penuh gairah.
Meskipun baru bergabung dalam hitungan pekan, penyerang berdarah Belanda ini melakoni proses adaptasi dengan sangat cepat.
Intensitas komunikasi bersama tim pelatih menjadi kunci utama pemahaman taktiknya di lapangan.
”Pelatih memberikan instruksi yang sangat jelas. Saya baru berada di sini selama satu atau dua minggu, jadi harus beradaptasi dengan sistem baru dan rekan-rekan tim. Saya selalu berdiskusi dengan pelatih jika ada hal yang kurang dipahami,” jelas Mauro.
Mauro menambahkan bahwa kedisiplinan taktik, juga diterapkan rapat di lini pertahanan.
”Mengenai aspek bertahan, instruksinya sangat jelas. Kami menerapkan skema 4-4-2 yang rapat dan kompak. Garis pertahanan juga menyesuaikan dengan skema penekanan (pressing) yang kami lakukan,” tambahnya.
Penampilan impresif Mauro Zijlstra menuai sanjungan hangat dari sang pelatih kepala, Marcos Santos.
Marcos menilai gol debut yang dilesakkan Mauro menjadi jawaban atas kepercayaan manajemen dalam memburu penyerang berkualitas.
”Penting bagi para pemain baru yang datang untuk mencetak gol karena itu memberikan rasa percaya diri. Hal ini menunjukkan bahwa kami tepat dalam memilih pemain untuk musim ini,” puji Marcos Santos.
Marcos membeberkan, Mauro sebenarnya belum berada dalam kondisi kebugaran fisik seratus persen usai dibekap cedera saat memperkuat tim nasional.
Namun, komitmen tingginya untuk tampil membela Arema patut diancungi jempol.
”Sangat penting ketika dia sempat cedera dan belum bugar sepenuhnya saat berada di tim nasional. Dia datang ke sini dengan komitmen dan semangat tinggi,” tegas Marcos.
Pelatih asal Brasil itu optimistis gol debut cepat ini bakal melipatgandakan rasa percaya diri Mauro untuk menatap laga-laga sengit berikutnya.
”Dia memang belum 100 persen bugar, tetapi mencetak gol itu sangat penting untuk kepercayaan dirinya dan tim. Namun, kami harus tetap membumi dan tenang. Ini baru pertandingan pertama,” pungkas Marcos. (Ra Indrata)




