MALANG POST – Polres Malang menerjunkan 816 personel gabungan lintas instansi, guna mengamankan bentrokan perdana BRI Super League 2026/2027, antara Arema FC melawan tim promosi Isen Mulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (4/9/2026).
Menjaga kondusivitas sebuah laga pembuka liga sepak bola kasta tertinggi, bukanlah pekerjaan ringan. Gemuruh antusiasme suporter di tribun, harus berjalan seiring dengan jaminan keamanan dan ketertiban di luar lapangan.
Prinsip itulah yang dipegang teguh oleh jajaran Kepolisian Resor Malang.
Guna mengawal laga pembuka BRI Super League 2026/2027, antara Arema FC menjamu Isen Mulang Kalteng FC, Polres Malang mengerahkan 816 personel gabungan, Jumat (4/9/2026).
Pertandingan bergengsi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang ini dijadwalkan melakoni kick-off tepat pukul 15.30 WIB.
Laga ini sekaligus menandai sejarah pertemuan resmi perdana bagi kedua tim, di panggung sepak bola nasional.
Pasukan pengamanan berskala besar tersebut merupakan gabungan dari pelbagai unsur. Meliputi personel Polres Malang, jajaran TNI, Polda Jawa Timur, Satbrimob, hingga tim pengamanan internal (steward).
Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri, menegaskan, skema pengamanan dirancang secara menyeluruh. Petugas tidak hanya bersiaga di tribun, melainkan memagari seluruh kawasan luar stadion.
”Kami melakukan pengamanan secara berlapis untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, tertib, dan nyaman, baik bagi pemain, perangkat pertandingan, maupun suporter,” ujar AKBP Rulian Syauri, Jumat (4/9/2026).
Tak cuma mengandalkan personel berseragam dinas, Polres Malang juga menerjunkan tim khusus reserse berpakaian preman.
Tim tertutup ini, bertugas menyisir area luar stadion demi mengantisipasi potensi tindak kriminalitas.
Sasarannya adalah pencegahan aksi pencopetan, peredaran minuman keras (miras), penyusupan senjata tajam (sajam), bahan berbahaya lain, hingga mencegat suporter yang tidak mengantongi tiket resmi.
Rulian menyebut langkah represif dan preventif ini ditempuh, agar potensi kerawanan dapat dideteksi dan diredam sejak awal.
”Kami mengimbau masyarakat dan suporter untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Jangan membawa barang-barang yang dilarang dan pastikan memiliki tiket sebelum datang ke stadion,” tegas Kapolres.
Di luar ring stadion, rekayasa lalu lintas juga disiapkan ketat. Petugas ditempatkan di persimpangan jalan krusial untuk mencegah kemacetan parah dan mengurai kepadatan aktivitas warga.
Bagi para Aremania yang hendak menyaksikan pertandingan langsung, kepolisian mengingatkan agar berangkat lebih awal dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.
Laga ini terbilang sangat krusial bagi Isen Mulang Kalteng FC. Tim asal Kalimantan tersebut datang berstatus sebagai tim promosi, usai menjuarai babak playoff kasta kedua musim lalu.
”Yang paling penting adalah kita bersama-sama menjaga pertandingan ini sebagai tontonan yang aman dan nyaman. Mari dukung tim dengan tertib dan tetap menghormati sesama suporter,” pungkas Rulian. (HmsResma/Ra Indrata)




