PUTUS KONTRAK: Joel Vinicius harus mengakhiri kebersamaannya dengan Arema. Meski masih punya kontrak panjang, penyerang asal Brasil ini memilih hengkang. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Manajemen Arema FC resmi mengakhiri kerja sama dan melepas penyerang asal Brasil, Joel Vinicius Silva dos Anjos, secara permanen berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh usai ajang pramusim Piala Presiden 2026, Sabtu (22/8/2026).
Pergerakan bursa transfer Arema FC jelang bergulirnya Super League 2026/2027 belum berhenti. Penyesuaian komposisi pemain terus dilakukan secara dinamis.
Langkah tegas baru saja diambil oleh manajemen Singo Edan. Arema FC resmi berpisah dengan salah satu legiun asingnya.
Pemain yang dilepas adalah penyerang asal Brasil, Joel Vinicius Silva dos Anjos. Keputusan pelepasan ini dilakukan lewat skema transfer permanen.
Pengumuman perpisahan ini disampaikan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Momen tersebut bertepatan dengan usainya laga uji coba antara Arema FC melawan RANS Nusantara FC.
Keputusan melepas Joel menjadi bagian dari langkah pembenahan akhir skuad. Manajemen bergerak cepat meracik komposisi terbaik sesuai keinginan tim pelatih.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi memberikan penjelasan resmi. Pria yang akrab disapa Inal ini menyebut keputusan ini lahir dari ruang diskusi.
Manajemen dan jajaran tim pelatih telah duduk bersama. Perjalanan tim sepanjang rangkaian pramusim dibedah secara mendalam.
Penampilan Arema FC pada turnamen Piala Presiden 2026 menjadi bahan pertimbangan utama.
“Setelah rangkaian pramusim selesai, kami melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap komposisi tim bersama tim pelatih,” kata Inal, Sabtu (22/8/2026).
Dari hasil pemetaan teknis tersebut, manajemen sepakat melepas Joel. Penyesuaian kebutuhan skuad menjadi alasan mendasar di baliknya.
Inal menegaskan bahwa evaluasi pramusim, tidak cuma menilai performa individu pemain di lapangan. Kebutuhan kolektif tim menjadi faktor pembeda yang sangat krusial.
Arema FC ingin memastikan seluruh slot pemain asing maupun lokal benar-benar padu. Semuanya harus cocok dengan filosofi permainan yang diusung pelatih Marcos Santos.
Kesesuaian taktik sangat diperlukan agar Singo Edan bisa tampil langsung tancap gas sejak pekan pertama kompetisi.
Keputusan memutus kerja sama lebih awal dianggap sebagai langkah yang paling rasional. Manajemen enggan menunda-nunda keputusan taktis.
Dengan kompetisi yang sudah di depan mata, kejelasan status pemain sangat penting. Pemain yang tersisa bisa makin fokus membangun pertahanan dan chemistry tim.
Meskipun harus berpisah di tengah jalan, Arema FC tetap menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Dedikasi Joel selama berkostum Arema FC dinilai sangat luar biasa.
Pemain berkebangsaan Brasil itu pertama kali mendarat di Malang pada putaran kedua musim 2025/2026 lalu.
Selama membela Singo Edan, Joel selalu menunjukkan sikap profesional yang tinggi. Komitmennya di dalam maupun luar lapangan patut diacungi jempol.
“Kami berterima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan sikap profesional Joel selama memperkuat Arema FC,” tutur Inal.
Manajemen mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier Joel selanjutnya. Pintu silaturahmi dipastikan tetap terbuka lebar.
Joel sebelumnya didatangkan untuk mengisi lini gedor Arema FC dan masih terikat kontrak jangka panjang. Namun, kesepakatan pengakhiran kerja sama menjadi jalan terbaik bagi kedua belah pihak.
Kini, Arema FC mengalihkan fokus untuk merampungkan pendaftaran skuad akhir Super League 2026/2027.
Kepergian Joel menyisakan satu slot pemain asing yang masih kosong. Manajemen memastikan bakal memanfaatkan sisa slot tersebut dengan sangat cermat.
Arema FC optimistis skuad yang terbentuk musim ini memiliki keseimbangan di setiap lini untuk mengejar target papan atas. (Ra Indrata)




