PANTAI: Pemain Arema FC saat berlatih di Bali selama turun di Piala Presiden. Jelang Super League, bakal ada kejutan menarik dari manajemen terkait performa tim. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Manajemen Arema FC, mengisyaratkan bakal melakukan perombakan komposisi pemain serta perbaikan taktik, usai menggelar evaluasi menyeluruh atas pencapaian tim di perhelatan Piala Presiden 2026, guna menyongsong bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.
Kompetisi pramusim selalu menjadi cermin paling jujur, untuk melihat kekuatan dan kelemahan sebuah tim. Ketika hasil di lapangan belum sesuai dengan ekspektasi tinggi publik, langkah paling rasional yang wajib diambil manajemen, adalah berani melakukan perombakan.
Langkah itulah yang kini tengah digodok oleh manajemen Arema FC. Setelah merampungkan petualangan di turnamen pramusim Piala Presiden 2026, manajemen Singo Edan memberi sinyal kuat, bakal mengubah komposisi pemain, demi menyongsong ketatnya persaingan Super League 2026/2027.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membeberkan bahwa proses evaluasi mendalam, sebenarnya sudah bergulir tatkala skuad masih berada di Bali. Manajemen langsung membedah performa tim usai melakoni laga perebutan tempat ketiga melawan Persija Jakarta.
Pencapaian Arema FC yang harus puas finis di posisi keempat, menjadi bahan perenungan serius. Langkah Singo Edan untuk mempertahankan takhta juara, terhenti di babak semifinal setelah ditumbangkan rival bebuyutan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 0-1. Persebaya sendiri pada akhirnya keluar sebagai kampiun utama.
Kekalahan tersebut otomatis memutus ambisi Arema FC untuk merengkuh trofi kelima mereka di ajang piala pramusim paling bergengsi tersebut.
“Kami sudah melakukan evaluasi dan mengambil beberapa keputusan terkait tim untuk langkah selanjutnya,” ujar pria yang akrab disapa Inal tersebut.
Menariknya, Inal menegaskan, radar evaluasi manajemen tidak sekadar berfokus pada bongkar-pasang materi pemain semata. Pihaknya bersama jajaran kepelatihan, meninjau ulang aspek taktikal hingga kerapian organisasi permainan di lapangan.
Pembenahan akan dieksekusi secara bertahap seiring berjalannya persiapan tim menuju kickoff kompetisi resmi.
“Semuanya kami evaluasi. Mulai dari taktikal, organisasi tim, sampai komposisi pemain. Ada dong, Arema pasti ada kejutan. Arema itu memang selalu ada kejutan,” ucap Inal melempar teka-teki hangat bagi para pendukung setia.
Di lain sisi, ramuan susunan pemain inti (starting eleven) Arema FC untuk Super League 2026/2027, rupanya belum rampung sepenuhnya. Sang juru taktik asal Brasil, Marcos Santos, masih terus memanfaatkan agenda laga pemanasan untuk menemukan formula kombinasi terbaiknya.
Santos menjadwalkan dua laga uji coba, sebelum kompetisi resmi digulirkan. Salah satu agenda yang sudah pasti terlaksana adalah meladeni RANS FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (21/8/2026) mendatang, sebelum berlanjut ke laga uji coba kedua pada Rabu (26/8/2026).
“Kami belum tahu pasti soal skema pemain inti. Tetapi kami memiliki tim yang sangat kuat. Kami sangat senang dengan kerja keras para pemain baru yang datang,” tutur pelatih asal Brasil ini.
Bagi arsitek berlisensi Pro Conmebol ini, panggung uji coba menjadi laboratorium krusial untuk mengukur grafik perkembangan fisik maupun pemahaman taktik anak asuhnya. Ia ingin membangun kekompakan tim secara berjenjang tanpa terburu-buru.
“Kami memiliki kelompok pemain yang sangat kuat dan berkomitmen tinggi. Kami terus menjalankan proyek jangka panjang tim ini. Setiap tahun kami berusaha memperbaiki diri,” imbuhnya.
Santos menaruh kepercayaan penuh bahwa fondasi tim yang dimilikinya saat ini cukup tangguh untuk dipoles lebih tajam lagi.
“Saya percaya kepada grup ini dan saya tahu kami akan terus berkembang selangkah demi selangkah. Di setiap pertandingan kami akan terus meningkatkan level permainan sehingga kami semakin kuat untuk menghadapi Super League musim ini,” pungkasnya mantap. (Ra Indrata)




