MALANG POST – Peringatan Hari Harimau Sedunia, yang jatuh setiap 29 Juli, menjadi momentum bagi Batu Secret Zoo, Jawa Timur Park (JTP) 2, untuk kembali menegaskan komitmennya dalam pelestarian satwa. Lembaga konservasi ini tidak hanya berfokus pada perlindungan populasi, melainkan juga mengedepankan prinsip kesejahteraan satwa (animal welfare), edukasi publik, dan konservasi ex-situ, Kamis (30/7/2026).
Peringatan Hari Harimau Sedunia yang jatuh setiap 29 Juli, menjadi momentum bagi Batu Secret Zoo, Jawa Timur Park (JTP) 2, untuk kembali menegaskan komitmennya dalam upaya pelestarian harimau.
Sebagai lembaga konservasi, pengelolaan satwa tidak hanya berfokus pada pemeliharaan populasi, melainkan juga mengedepankan prinsip kesejahteraan satwa (animal welfare), edukasi, dan konservasi ex-situ.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah berkelanjutan. Mulai dari perawatan intensif, program kesehatan preventif, pemberian pengayaan lingkungan (environmental enrichment), hingga pembangunan fasilitas baru yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas hidup harimau.
Sejak mulai memelihara harimau pada 2010, Batu Secret Zoo terus mengembangkan sistem pengelolaan, berdasarkan standar kesejahteraan satwa dan kebutuhan biologis setiap individu. Saat ini, lembaga konservasi tersebut mengelola 15 ekor harimau yang terdiri atas Harimau Sumatera, Harimau Benggala, dan Harimau Siberia.
Keberadaan tiga subspesies itu menjadi bagian dari fungsi Batu Secret Zoo, yang mendukung pelestarian satwa, edukasi kepada masyarakat, sekaligus pengelolaan satwa secara bertanggung jawab sesuai prinsip konservasi modern.
Dari seluruh koleksi tersebut, harimau tertua kini berusia 22 tahun, sedangkan yang termuda berusia empat tahun.

HARIMAU: Koleksi Harimau di Batu Secret Zoo, di momen Hari Harimau Sedunia mereka berkomitmen untuk memperkuat animal welfare. (Foto: Jatim Park for Malang Post)
Seluruh individu mendapatkan pendampingan intensif dari tim dokter hewan dan animal keeper melalui pemantauan kesehatan, pengelolaan habitat, serta pengawasan perilaku secara berkala agar kondisi fisik maupun mental satwa tetap optimal.
Pemenuhan Nutrisi dan Pengayaan Lingkungan
Dokter Hewan Batu Secret Zoo, drh. Prista Dwi Restanti, mengatakan, Harimau Sedunia menjadi pengingat penting bahwa harimau merupakan satwa ikonik, yang memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
”Sebagai lembaga konservasi, kami memiliki tanggung jawab memberikan pengelolaan terbaik bagi setiap satwa yang berada dalam perawatan kami,” tutur Prista, Kamis (30/7/2026).
Komitmen itu diwujudkan melalui penerapan prinsip kesejahteraan satwa secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan nutrisi, layanan kesehatan, pengayaan lingkungan, hingga pengembangan fasilitas yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui momentum ini, Prista berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga kelestarian harimau, sebagai bagian dari warisan keanekaragaman hayati dunia.
Dalam praktiknya, setiap harimau mendapatkan pola pemeliharaan yang disesuaikan dengan kebutuhannya. Pemberian pakan, misalnya, dihitung berdasarkan bobot badan, usia, kondisi kesehatan, hingga tingkat aktivitas masing-masing individu sehingga kebutuhan nutrisinya terpenuhi secara presisi.
Selain itu, tim dokter hewan rutin menjalankan berbagai program kesehatan preventif, mulai dari vaksinasi, pemeriksaan kesehatan berkala, pengendalian parasit, hingga pemantauan kondisi fisik secara menyeluruh.
”Tidak hanya itu, pengayaan lingkungan juga diberikan secara berkala. Berbagai bentuk environmental enrichment dirancang untuk merangsang perilaku alami harimau, meningkatkan aktivitas fisik, kemampuan eksplorasi, sekaligus memberikan stimulasi mental agar satwa tetap dapat mengekspresikan perilaku alaminya,” paparnya.
Pembangunan Kandang Istirahat Baru yang Lebih Luas
Sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan satwa secara berkelanjutan, Batu Secret Zoo saat ini tengah membangun kandang istirahat baru, dengan area yang lebih luas dan struktur lingkungan yang lebih kompleks. Fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan ruang gerak yang lebih optimal, memperkaya lingkungan hidup harimau, sekaligus mendukung kesehatan jangka panjang.
Pembangunan fasilitas baru itu merupakan bagian dari evaluasi dan penyempurnaan yang terus dilakukan.
Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan tentang kesejahteraan satwa, Batu Secret Zoo konsisten memperbarui sistem pemeliharaan, agar setiap individu mendapatkan lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan biologisnya.
Sebagai salah satu lembaga konservasi modern di Indonesia, Batu Secret Zoo tidak hanya menghadirkan destinasi wisata edukasi, tetapi juga menjalankan fungsi konservasi melalui pengelolaan satwa yang berkelanjutan, edukasi kepada masyarakat, serta dukungan terhadap pelestarian keanekaragaman hayati.
Peringatan Hari Harimau Sedunia pun menjadi pengingat bahwa keberhasilan konservasi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Melalui keterlibatan aktif masyarakat, lembaga konservasi, dan berbagai pemangku kepentingan, harimau diharapkan tetap lestari sebagai bagian penting dari ekosistem untuk generasi mendatang. (Ananto Wibowo/Ra Indrata/Malang Post)




